Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

pernyataan imam besar majid al aqsha palestina

Menurut Imam besar Masjid Al Aqsha, Palestina, Dr Syeikh Mohammad Mahmud Shiyam, Jihad di Indonesia ini, sama sekali tidak dianjurkan dalam Agama Islam.
Jihad yang dilakukan gembong teroris Noordin M Top di Indonesia dengan melakukan pengeboman terhadap orang tak bersalah, adalah haram hukumnya.

"Sama sekali tidak diperbolehkan membuat tindakan teror di suatu negara dengan mayoritas penduduknya muslim, seperti di Indonesia, karena hanya akan membuat kaum muslim semakin menderita," kata Shiyam, dalam silaturahmi dengan jemaah masjid Al-Wasyi’i Universitas Lampung (Unila), di Bandarlampung.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang mengarah kepada terorisme seperti dua sisi mata uang. Artinya ada yang baik dan ada yang buruk.

Seperti yang dilansir website depag.go.id, terorisme akan menjadi baik dan dibenarkan apabila ada musuh nyata, dan dilakukan di daerah konflik, seperti di Palestina, Irak, dan Afghanistan.
"Daerah-daerah tersebut memiliki musuh yang nyata, seperti Zionis di Palestina, tentara Amerika di Irak, namun tidak untuk di negara damai seperti Indonesia," kata dia.

Selain itu, kata rektor universitas Gaza, Palestina ini teror yang dilakukan di Indonesia termasuk tindakan teroris yang salah, dan salah menerjemahkan arti jihad.

Sebab, lanjut dia, teror tidak boleh dilakukan pada negara mayoritas muslim, karena akan membuat kaum muslim di negara itu menjadi menderita, dan hidup dalam ketakutan.

Dia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, yang antara lain isinya menegaskan tentang diwajibkan bagi umat muslim, untuk menjaga orang asing yang datang ke negaranya dengan tanpa tujuan berperang.

"Mereka datang ke Indonesia untuk meminta perlindungan, jadi Anda sebagai muslim wajib melindunginya," katanya.

Secara keseluruhan, dia mengatakan apa yang dilakukan Noordin M Top dan kawan-kawan, bukan ajaran Islam, bahkan cenderung diharamkan.semoga mereka mendengar

BIOMIMETIKA: MENGAMBIL ILHAM DARI DESAIN MAKHLUK HIDUP

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya. (QS. An Nahl, 16:66)
Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan, dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut. (QS. Al Mu'minuun, 23:21-22)
Sebelum ilmuwan serta pakar penelitian dan pengembangan memulai suatu proyek baru, mereka biasanya mencari contoh atau model pada makhluk hidup, dan meniru sistem dan desain makhluk hidup tersebut. Dengan kata lain, mereka mengamati dan mempelajari rancangan-rancangan yang diciptakan di alam oleh Allah, dan, setelah terilhami olehnya, mereka pun lalu mengembangkan teknologi baru mereka sendiri.
Pendekatan ini telah melahirkan biomimetics [biomimetika], cabang baru ilmu pengetahuan yang mencoba meniru makhluk hidup. Baru-baru ini, cabang ilmu pengetahuan ini telah secara luas diterapkan dalam dunia teknologi. Digunakannya kata “ibratan,” (untuk mengambil pelajaran dari, nasehat, nilai penting, hal penting, atau contoh [model]) dalam ayat di atas sangatlah pas dalam kaitan ini.
Biomimetika mengacu pada seluruh bahan, perlengkapan, cara kerja, dan sistem yang dibuat manusia untuk meniru sistem yang ada di alam. Masyarakat ilmiah kini merasakan kebutuhan yang sangat besar terhadap perangkat semacam itu, khususnya dalam bidang nanoteknologi, teknologi robot, kecerdasan buatan, kedokteran, dan militer.
Biomimikri pertama kali dikemukakan oleh Janine M. Benyus, seorang penulis dan pengamat ilmiah dari Montana. Gagasan ini kemudian dikaji oleh oleh banyak orang dan mulai dapat diterapkan dalam sejumlah hal. Sebagian tanggapan yang dikemukakan berkenaan dengan biomimikri adalah sebagaimana berikut:
Pokok bahasan tentang "biomimikri" adalah bahwa kita dapat belajar banyak dari dunia makhluk hidup, sebagai acuan, rujukan, dan guru. Apa yang sama-sama dimiliki oleh para peneliti [di bidang] ini adalah pengakuan terhadap desain pada makhluk hidup, dan gagasan yang muncul untuk menerapkannya dalam memecahkan permasalahan umat manusia. 1
David Oakey, perancang strategi produk untuk Interface Inc., sebuah perusahaan yang menerapkan desain di alam untuk meningkatkan mutu produk dan produktivitas, mengatakan:
Alam adalah guru saya untuk bisnis dan desain, sebuah panutan cara hidup. Sistem yang dimiliki alam telah bekerja dengan baik selama jutaan tahun… Biomimikri adalah sebuah cara belajar dari alam. 2
Para ilmuwan yang mulai menyukai gagasan yang cepat menyebar ini mempercepat kajian mereka dengan menggunakan desain yang tak tertandingi dan tanpa cacat yang dimiliki alam sebagai contoh acuan. Desain ini memberikan contoh-contoh acuan bagi penelitian teknologi, dikarenakan produktivitasnya yang maksimal dengan bahan baku dan energi paling sedikit, serta perawatan mandiri, ramah lingkungan, tanpa suara, menarik dilihat dari sisi keindahannya, kuat dan awet. Surat kabar The High Country News menjelaskan biomimetika sebagai "sebuah pergerakan ilmiah" dan membuat ulasan berikut:
Dengan menggunakan sistem di alam sebagai contoh acuan, kita dapat menciptakan teknologi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan yang digunakan saat ini. 3
Janine M. Benyus, yang percaya bahwa model-model di alam sepatutnya ditiru, dan memberikan sejumlah contoh berikut dalam bukunya, Biomimicry: Innovation Inspired by Nature [Biomimikri: Karya Baru yang Terilhami oleh Alam] (Perennial: 2002):
• Burung kolibri melintasi Teluk Mexico dengan menghabiskan kurang dari 3 gram (sepersepuluh ounce) bahan bakar,
• Capung mampu bermanuver melebihi helikopter tercanggih kita,
• Sistem pemanas dan pengatur udara di dalam sarang rayap jauh lebih baik dari segi perangkat dan penggunaan energi dibandingkan buatan manusia,
• Pemancar frekuensi tinggi kelelawar bekerja lebih baik dan lebih peka daripada sistem radar kita sendiri,
• Ganggang penghasil cahaya mencampur aneka zat kimia untuk menjadikan tubuh mereka bercahaya,
• Ikan dan katak Kutub Utara membeku padat dan kemudian dapat hidup kembali, karena mampu menjaga organ tubuhnya dari kerusakan akibat proses pembekuan es,
• Bunglon dan gurita dengan cepat mengubah pola dan warna kulit mereka untuk menyelaraskan diri dengan lingkungan sekitar,
• Lebah, penyu, dan burung menentukan arah perjalanan dan menemukan tujuan mereka tanpa peta, dan
• Ikan paus dan penguin menyelam di laut tanpa perangkat penyelaman.
Cara kerja dan rancangan makhluk hidup di alam yang mengagumkan ini, sebagian kecil di antaranya telah kita sebut, berkemungkinan dikembangkan untuk memperkaya teknologi di beragam banyak bidang. Kemungkinan pengembangan ini menjadi semakin tampak nyata seiring dengan semakin bertambahnya perbendaharaan pengetahuan dan sarana teknologi kita.
Seluruh satwa memiliki banyak ciri dan sifat yang memukau manusia. Sebagian memiliki bentuk hidrodinamik yang sangat baik yang memungkinkan mereka bergerak di perairan, dan sebagian lagi menggunakan pengindraan yang terlihat sangat asing bagi kita. Kebanyakan dari ini semua adalah sifat-sifat yang baru dijumpai pertama kali oleh para peneliti, atau, lebih tepatnya, yang hanya mereka temukan baru-baru ini saja. Seringkali, para ilmuwan terkemuka dari bidang-bidang seperti teknologi komputer, teknik mesin, elektronika, matematika, fisika, kimia, dan biologi sangat dibutuhkan untuk saling dipertemukan dalam rangka meniru satu sifat saja dari suatu makhluk hidup.
Para ilmuwan takjub ketika menghadapi kenyataan bahwa rancang bangun dan sistem tak tertandingi yang mereka temukan seiring dengan bergantinya hari. Mereka mewujudkan kekaguman ini dan menjadi terilhami untuk membuat beragam teknologi baru untuk kemaslahatan umat manusia. Sadar bahwa sistem sempurna dan teknik luar biasa yang sudah ada di alam jauh lebih hebat daripada pengetahuan dan kecerdasan mereka sendiri, mereka menjadi paham tentang cara-cara pemecahan yang tak tertandingi terhadap masalah yang telah ada ini dan kini berpaling kepada penggunaan rancangan-rancangan yang ada di alam untuk memecahkan permasalahan yang sulit ditangani selama bertahun-tahun. Alhasil, mereka mungkin akan meraih keberhasilan dalam waktu sangat singkat. Terlebih lagi, dengan meniru makhuk hidup di alam, para ilmuwan sangatlah diuntungkan dalam hal waktu dan tenaga, dan juga penggunaan sumber-sumber bahan yang tepat sasaran.
Kini kita menyaksikan teknologi yang sedang berkembang, yang sedikit demi sedikit menemukan keajaiban-keajaiban penciptaan dan menerapkan desain luar biasa yang dimiliki makhluk hidup, sebagaimana yang terjadi pada biomimetika, untuk kepentingan umat manusia. Benyus menyatakan bahwa “‘Melakukannya dengan cara yang ada di alam memiliki potensi untuk mengubah cara kita menanam tanaman pangan, membuat material, mendapatkan energi, memulihkan kesehatan kita sendiri, menyimpan informasi, dan melakukan praktek bisnis.”
4 Berikut ini hanyalah sekelumit dari banyak makalah ilmiah yang telah membahas bidang-bidang tersebut:
“Science is Imitating Nature" (Ilmu Pengetahuan Meniru Alam), 5
“Life's Lessons in Design" (Pelajaran Desain dari Kehidupan), 6
“Biomimicry: Secrets Hiding in Plain Sight” (Biomimikri: Rahasia yang Bersembunyi di Balik Pandangan Biasa), 7
“Biomimicry: Innovation Inspired by Nature" (Biomimikri: Karya Baru yang Terilhami Makhluk Hidup), 8
“Biomimicry: Genius That Surrounds Us" (Biomimikri: Gagasan Cerdas yang Mengelilingi Kita), 9
“Biomimetics: Creating Materials from Nature's Blueprints" (Biomimetika: Membuat Bahan dari Cetak Biru Alam), 10 dan
“Engineers Ask Nature for Design Advice" (Pakar Teknik Meminta Saran tentang Desain kepada Alam). 11
Di abad ke-19, alam hanya ditiru dalam hal keindahannya. Seniman dan arsitek di masa itu terpengaruhi oleh alam dan menggunakan contoh-contoh penampilan luar rancang bangun tersebut dalam karya-karya mereka. Akan tetapi pemahaman akan rancangan di alam yang luar biasa dan kemungkinannya untuk dimanfaatkan umat manusia hanya dimulai di abad ke-20 dengan pengkajian mekanisme alamiah di tingkat molekuler. Para ilmuwan kini tengah belajar dari makhluk hidup, sebagaimana yang diwahyukan Al Qur'an 1.400 tahun lalu.

1- Frederick Pratter, “Stories from the Field Offer Clues on Physics and Nature,” Christian Science Monitor, www.biomimicry.org/reviews_text.html.
2- “Biomimicry,” www.bfi.org/Trimtab/spring01/biomimicry.htm.
3- Michelle Nijhuis, High Country News, 6 July 1998, vol. 30, no. 13, www.biomimicry.org/reviews_text.html.
4- “Biomimicry Explained: A Conversation with Janine Benyus,” www.biomimicry.org/faq.html.
5- Bilim ve Teknik Dergisi (Journal of Science and Technology) (August 1994): 43.
6- Philip Ball, “Life's lessons in design,” Nature 409 (2001): 413-16, www.nature.com/cgi-taf/DynaPage.taf?file=/nature/journal/v409/n6818/full/409413a0_fs.html&filetype=&_UserReference=C0A804EF465069D8A41132467E093F0EDE99.
7- “Biomimicry: Secrets Hiding in Plain Sight,” NBL (New Bottom Line) 6, no. 22, 17 November 1997, www.natlogic.com/resources/nbl/v06/n22.html.
8- Janine M. Benyus, Biomimicry: Innovation Inspired by Nature (New York: William Morrow and Company, Inc.: 1998), www.biomimicry.org/reviews_text.html.
9- Ed Hunt, “Biomimicry: Genius that Surrounds Us,” Tidepool editor, www.biomimicry.org/reviews_text.html.
10- Robin Eisner, “Biomimetics: Creating Materials from Nature's Blueprints,” The Scientist, 8 July 1991, www.the-scientist.com/yr1991/july/research_910708.html.
11- Jim Robbins, “Engineers Ask Nature for Design Advice,” New York Times, 11 December 2001.

Jun 08, 2007




KEKUATAN TERSEMBUNYI PETIR

Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.
KEINDAHAN YANG TERLIHAT SELAMA SETENGAH DETIK
Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat menyalakan sebuah bola lampu 100 watt selama lebih dari 3 bulan. Sebuah sambaran kilat berukuran rata-rata mengandung kekuatan listrik sebesar 20.000 amp. Sebuah las menggunakan 250-400 amp untuk mengelas baja. Kilat bergerak dengan kecepatan 150.000 km/detik, atau setengah kecepatan cahaya, dan 100.000 kali lipat lebih cepat daripada suara.
Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur'an,
"...Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nuur, 24:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik. Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter.
Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.
Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur'an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur'an, sesungguhnya adalah "Guruh". Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.

Jun 14, 2007




HATI MENEMUKAN KEDAMAIAN DENGAN MENGINGAT ALLAH

Menurut penelitian oleh David B Larson dan timnya dari the American National Health Research Center [Pusat Penelitian Kesehatan Nasional Amerika], pembandingan antara orang Amerika yang taat dan yang tidak taat beragama telah menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan. Sebagai contoh, dibandingkan mereka yang sedikit atau tidak memiliki keyakinan agama, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung 60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah, menderita tekanan darah tinggi dengan tingkat yang jauh lebih rendah, dan angka perbandingan ini adalah 7:1 di antara para perokok. 1
Ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain.
Dalam sebuah pengkajian yang diterbitkan dalam International Journal of Psychiatry in Medicine, sebuah sumber ilmiah penting di dunia kedokteran, dilaporkan bahwa orang yang mengaku dirinya tidak berkeyakinan agama menjadi lebih sering sakit dan mempunyai masa hidup lebih pendek. Menurut hasil penelitian tersebut, mereka yang tidak beragama berpeluang dua kali lebih besar menderita penyakit usus-lambung daripada mereka yang beragama, dan tingkat kematian mereka akibat penyakit pernapasan 66% lebih tinggi daripada mereka yang beragama.
Para pakar psikologi yang sekuler cenderung merujuk angka-angka serupa sebagai "dampak kejiwaan". Ini berarti bahwa keyakinan agama meningkatkan semangat orang, dan hal ini berpengaruh baik pada kesehatan. Penjelasan ini mungkin sungguh beralasan, namun sebuah kesimpulan yang lebih mengejutkan muncul ketika orang-orang tersebut diperiksa.
Keimanan kepada Allah jauh lebih kuat daripada pengaruh kejiwaan apa pun. Penelitian yang mencakup banyak segi tentang hubungan antara keyakinan agama dan kesehatan jasmani yang dilakukan oleh Dr. Herbert Benson dari Fakultas Kedokteran Harvard telah menghasilkan kesimpulan yang mencengangkan di bidang ini. Walaupun bukan seorang yang beragama, Dr.
Benson telah menyimpulkan bahwa ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain.
Benson menyatakan, dia telah menyimpulkan bahwa tidak ada keimanan yang dapat memberikan banyak kedamaian jiwa sebagaimana keimanan kepada Allah. 2
Apa yang mendasari adanya hubungan antara keimanan dan jiwa raga manusia ini? Kesimpulan yang dicapai oleh sang peneliti sekuler Benson adalah, dalam kata-katanya sendiri, bahwa jasmani dan ruhani manusia telah dikendalikan untuk percaya kepada Allah. 3
Kenyataan ini, yang oleh dunia kedokteran pelan-pelan telah mulai diterima, adalah sebuah rahasia yang dinyatakan dalam Al Qur'an dengan kalimat ini
"...Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar Ra’d, 13:28). Alasan mengapa orang-orang yang beriman kepada Allah, yang berdoa dan berharap kepada-Nya, lebih sehat secara ruhani dan jasmani adalah karena mereka berperilaku sesuai dengan tujuan penciptaan mereka.
Filsafat dan sistem yang tidak selaras dengan penciptaan manusia selalu mengarah pada penderitaan dan ketidakbahagiaan.
Kedokteran modern sekarang sedang mengarah menuju pemahaman tentang kebenaran ini. Seperti kata Patrick Glynn: "Penelitian ilmiah di bidang psikologi selama lebih dari 24 tahun silam telah menunjukkan bahwa, ... keyakinan agama adalah satu di antara sejumlah kaitan paling serasi dari keseluruhan kesehatan jiwa dan kebahagiaan." 4


1. Patrick Glynn, God: The Evidence, The Reconciliation of Faith and Reason in a Postsecular World (California: Prima Publishing: 1997), 80-81.
2. Herbert Benson, and Mark Stark, Timeless Healing (New York: Simon & Schuster: 1996), 203.
3. Ibid., 193.
4. Glynn, God: The Evidence, The Reconciliation of Faith and Reason in a Postsecular World, 60-61.

Jun 11, 2007




Perjalanan Hidup Manusia 'Bersel Satu'

Awalnya Hanya Bersel Satu
Makhluk hidup bersel satu yang mendiami bumi kita tak terhitung jumlahnya. Semua makhluk bersel satu ini berkembang biak dengan membelah diri dan membentuk salinan yang sama seperti diri mereka sendiri ketika pembelahan terjadi.
Embrio yang berkembang dalam rahim ibu, juga memulai hidupnya sebagai makhluk bersel satu. Sel ini memperbanyak diri dengan cara membelah diri. Dalam kondisi ini, tanpa adanya perencanaan khusus, sel-sel yang akan membentuk bayi yang belum lahir ini akan memiliki bentuk yang sama. Dan apabila ini terjadi, maka yang akhirnya muncul bukanlah wujud manusia, melainkan gumpalan daging tak berbentuk. Tapi ini tidaklah terjadi, karena sel-sel tersebut membelah dan memperbanyak diri bukan tanpa pengawasan.
Sel yang Sama Membentuk Organ yang Berbeda
Sperma dan sel telur yang bertemu, kemudian bersatu membentuk sel tunggal disebut zigot. Sel ini kemudian membelah dan memperbanyak diri dan merupakan cikal bakal manusia. Beberapa minggu setelah penyatuan ini, sel-sel yang terbentuk mulai tumbuh berbeda satu sama lain, dengan mengikuti perintah rahasia yang diberikan kepada mereka. Sungguh sebuah keajaiban besar, sel-sel tanpa kecerdasan ini mulai membentuk organ dalam, rangka dan otak.
Sel-sel otak mulai terbentuk pada dua celah kecil di salah satu ujung embrio. Sel-sel otak akan berkembang biak dengan cepat di sini. Sebagai hasilnya, bayi akan memiliki sekitar sepuluh milyar sel otak.
Ketika pembentukan sel-sel otak tengah berlangsung, seratus ribu sel baru ditambahkan pada kumpulan sel ini setiap menitnya. Masing-masing sel baru yang terbentuk, berperilaku seolah-olah tahu dimana ia harus menempatkan diri dan dengan sel mana saja ia harus membuat sambungan. Setiap sel menemukan tempatnya masing-masing. Dari jumlah kemungkinan sambungan yang tak terbatas, ia mampu menyambungkan diri dengan sel yang tepat. Terdapat seratus trilyun sambungan dalam otak manusia. Agar sel-sel otak dapat membuat trilyunan sambungan ini dengan tepat, mereka harus menunjukkan kecerdasan yang jauh melebihi tingkat kecerdasan manusia. Padahal sel tidak memiliki kecerdasan sama sekali.
Tidak hanya sel otak, setiap sel yang membelah dan memperbanyak diri pada embrio, pergi dari tempat pertama kali ia terbentuk dan langsung menuju ke titik yang harus ia tempati. Setiap sel menemukan tempat yang telah ditetapkan untuknya, dan dengan sel mana pun mereka harus membentuk sambungan, mereka akan mengerjakannya.
Lalu, siapakah yang menjadikan sel-sel yang tak memiliki akal pikiran tersebut mengikuti rencana cerdas ini? Profesor Cevat Babuna, mantan dekan Fakultas Kedokteran, Ginekologi dan Kebidanan, Universitas Istanbul, Turki, berkomentar: "Bagaimana semua sel yang sama persis ini bergerak menuju tempat yang sama sekali berbeda, seolah-olah mereka secara mendadak menerima perintah dari suatu tempat, dan berusaha agar benar-benar terbentuk organ-organ yang sungguh berbeda? Hal ini jelas menunjukkan bahwa sel yang identik ini, yang tidak mengetahui apa yang akan mereka kerjakan, yang memiliki genetika dan DNA yang sama, tiba-tiba menerima perintah dari suatu tempat, sebagian dari mereka membentuk otak, sebagian membentuk hati, dan sebagian yang lain membentuk organ yang lain lagi".
Proses pembentukan dalam rahim berlangsung terus tanpa henti. Sejumlah sel yang mengalami perubahan, tiba-tiba saja mulai
mengembang dan mengkerut. Setelah itu, ratusan ribu sel ini berdatangan dan kemudian saling bergabung membentuk jantung. Organ ini akan terus berdenyut seumur hidup.
Hal yang serupa terjadi pada pembentukan pembuluh darah. Sel-sel pembuluh darah bergabung satu sama lain dan membentuk sambungan di antara mereka. Bagaimana sel-sel ini tahu bahwa mereka harus membentuk pembuluh darah, dan bagaimana mereka melakukannya? Ini termasuk beragam pertanyaan yang belum dipecahkan ilmu pengetahuan.
Sel-sel pembuluh darah akhirnya berhasil membuat sistem tabung sempurna, tanpa retakan atau lubang padanya. Permukaan bagian dalam pembuluh darah ini mulus bagaikan dibuat oleh tangan ahli. Sistem pembuluh darah sempurna tersebut akan mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh bayi. Jaringan pembuluh darah memiliki panjang lebih dari empat puluh ribu kilometer. Ini hampir menyamai panjang keliling bumi.
Perkembangan dalam perut ibu berlangsung tanpa henti. Pada minggu kelima, tangan dan kaki embrio mulai terlihat. Benjolan ini sebentar lagi akan menjadi lengan. Beberapa sel kemudian mulai membentuk tangan. Tetapi sebentar lagi, ribuan sel pembentuk tangan embrio tersebut akan melakukan sesuatu yang mengejutkan: melakukan bunuh diri massal.
Mengapa sel-sel ini membunuh diri mereka sendiri? Kematian ini memiliki tujuan yang amat penting. Bangkai-bangkai sel mati di sepanjang garis tertentu ini diperlukan untuk pembentukan jari-jemari tangan. Sel-sel lain memakan sel-sel mati tersebut, akibatnya celah-celah kosong terbentuk di daerah ini. Celah-celah kosong ini adalah celah di antara jari-jari kita.
Akan tetapi, mengapa ribuan sel mengorbankan dirinya? Bagaimana dapat terjadi, sebuah sel membunuh dirinya sendiri agar bayi dapat memiliki jari-jari pada saatnya nanti? Bagaimana sel tersebut tahu bahwa kematiannya adalah untuk tujuan tertentu? Semua ini sekali lagi menunjukkan bahwa semua sel penyusun manusia diberi petunjuk oleh Allah.
Sejumlah sel juga mulai membentuk kaki. Sel-sel tersebut tidak mengetahui bahwa embrio akan berjalan di dunia luar. Tapi mereka tetap saja membuat kaki dan telapaknya untuk embrio.
Ketika embrio berumur empat minggu, dua lubang terbentuk pada bagian wajahnya, masing-masing terletak pada tiap sisi kepala embrio. Mata akan terbentuk di kedua lubang ini pada minggu keenam. Sel-sel tersebut bekerja dalam sebuah perencanaan yang sulit dipercaya selama beberapa bulan, dan satu demi satu membentuk bagian-bagian berbeda yang menyusun mata. Sebagian sel membentuk kornea, sebagian pupil, dan sebagian yang lain membentuk lensa. Masing-masing sel berhenti ketika mencapai batas akhir dari daerah yang harus dibentuknya. Pada akhirnya, mata, yang mengandung empat puluh komponen yang berbeda, terbentuk dengan sempurna tanpa cacat.
Dengan cara demikian, mata yang diakui sebagai kamera paling sempurna di dunia, muncul dari sebuah ketiadaan di dalam perut ibu. Perlu dipahami, bahwa manusia yang bakal lahir ini akan membuka matanya ke dunia yang berwarna-warni, dan mata yang sesuai untuk tugas ini telah dibuat.
Suara di dunia luar yang akan didengar oleh bayi yang belum lahir juga telah diperhitungkan dalam pembentukan seorang manusia dalam rahim. Telinga yang akan mendengarkan segala suara tersebut juga dibentuk dalam perut ibu. Sel-sel tersebut membentuk alat penerima suara terbaik di dunia.
Semua uraian ini mengingatkan kita bahwa penglihatan dan pendengaran adalah nikmat besar yang Allah berikan kepada kita. Allah menerangkan hal ini dalam Alquran sebagai berikut: "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur." (QS. An-Nahl, 16:78)
Penciptaan Kedua
Setiap manusia dipancarkan ke rahim sebagai sel sperma yang kemudian bersatu dengan sel telur, dan kemudian memulai kehidupan sebagai sel tunggal dalam rahim. Semua ini terjadi karena adanya kondisi yang khusus diciptakan di tempat tersebut. Bahkan sebelum manusia mulai mengetahui keberadaan dirinya sendiri, Allah telah memberi bentuk pada tubuh mereka dan menciptakan manusia normal dari sel tunggal.Adalah kewajiban bagi setiap orang di dunia untuk merenungkan kenyataan ini. Kewajiban kita adalah untuk memikirkan bagaimana kita lahir ke dunia ini, kemudian bersyukur kepada Allah.
Jangan lupa, Allah yang telah menciptakan tubuh kita sekali dan akan mencipta kita lagi setelah kematian, akan bertanya tentang nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita. Mereka yang melupakan penciptaan diri mereka sendiri dan mengingkari kehidupan akhirat, benar-benar telah tertipu. Allah berfirman tentang orang-orang ini dalam Alquran:
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk." (QS. Yaasiin, 36:77-79)

Jun 15, 2007




MEMBEDAKAN ZIONISME DARI YAHUDI

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sikap toleransi yang wajib diperlihatkan kaum Muslimin terhadap orang-orang ahli kitab telah terbukti sepanjang sejarah Islam. Selama berabad-abad, umat Islam memperlakukan kaum Yahudi dengan sangat bersahabat dan mereka menyambut persahabatan ini dengan kesetiaan. Namun, hal yang telah merusak keadaan ini adalah Zionisme.
Zionisme muncul pada abad ke-19. Dua hal yang menjadi ciri menonjol Eropa abad ke-19, yakni rasisme dan kolonialisme, telah pula berpengaruh pada Zionisme. Ciri utama lain dari Zionisme adalah bahwa Zionisme adalah ideologi yang jauh dari agama. Orang-orang Yahudi, yang merupakan para mentor ideologis utama dari Zionisme, memiliki keimanan yang lemah terhadap agama mereka. Bahkan, kebanyakan dari mereka adalah ateis. Mereka menganggap agama Yahudi bukan sebagai sebuah agama, tapi sebagai nama suatu ras.
Mereka meyakini bahwa masyarakat Yahudi mewakili suatu ras tersendiri dan terpisah dari bangsa-bangsa Eropa. Dan, karenanya, mustahil bagi orang Yahudi untuk hidup bersama mereka, sehingga bangsa Yahudi memerlukan tanah air tersendiri bagi mereka.
Hingga saat kemunculan Zionisme di Timur Tengah, ideologi ini tidak mendatangkan apapun selain pertikaian dan penderitaan. Dalam masa di antara dua perang dunia, berbagai kelompok teroris Zionis melakukan serangan berdarah terhadap masyarakat Arab dan Inggris. Di tahun 1948, menyusul didirikannya negara Israel, strategi perluasan wilayah Zionisme telah menyeret keseluruhan Timur Tengah ke dalam kekacauan.
Titik awal dari Zionisme yang melakukan segala kebiadaban ini bukanlah agama Yahudi, tetapi Darwinisme Sosial, sebuah ideologi rasis dan kolonialis yang merupakan warisan dari abad ke-19. Darwinisme Sosial meyakini adanya perjuangan atau peperangan yang terus-menerus di antara masyarakat manusia. Dengan mengindoktrinasikan ke dalam otak mereka pemikiran “yang kuat akan menang dan yang lemah pasti terkalahkan”, ideologi ini telah menyeret bangsa Jerman kepada Nazisme, sebagaimana orang-orang Yahudi kepada Zionisme.
Kini, banyak kaum Yahudi agamis, yang menentang Zionisme, mengemukakan kenyataan ini. Sebagian dari para Yahudi taat ini bahkan tidak mengakui Israel sebagai negara yang sah dan, oleh karenanya, menolak untuk mengakuinya. Negarawan Israel Amnon Rubinstein mengatakan: “Zionisme adalah sebuah pemberontakan melawan tanah air (Yahudi) mereka dan sinagog para Pendeta Yahudi”. (Amnon Rubinstein, The Zionist Dream Revisited, hlm. 19)
Pendeta Yahudi, Forsythe, mengungkapkan bahwa sejak abad ke-19, umat Yahudi telah semakin jauh dari agama dan perasaan takut kepada Tuhan. Kenyataan inilah yang pada akhirnya menimpakan hukuman dalam bentuk tindakan kejam Hitler (kepada mereka), dan kejadian ini merupakan seruan kepada kaum Yahudi agar lebih mentaati agama mereka. Pendeta Forsythe menyatakan bahwa kekejaman dan kerusakan di bumi adalah perbuatan yang dilakukan oleh Amalek (Amalek dalam bahasa Taurat berarti orang-orang yang ingkar kepada Tuhan), dan menambahkan: “Pemeluk Yahudi wajib mengingkari inti dari Amalek, yakni pembangkangan, meninggalkan Taurat dan keingkaran pada Tuhan, kebejatan, amoral, kebiadaban, ketiadaan tata krama atau etika, ketiadaan wewenang dan hukum.” (Rabbi Forsythe, A Torah Insight Into The Holocaust, http://www.shemayisrael.com/rabbiforsythe/holocaust.)
Zionisme, yang tindakannya bertentangan dengan ajaran Taurat, pada kenyataannya adalah suatu bentuk fasisme, dan fasisme tumbuh dan
berakar pada keingkaran terhadap agama, dan bukan dari agama itu sendiri. Karenanya, yang sebenarnya bertanggung jawab atas pertumpahan darah di Timur Tengah bukanlah agama Yahudi, melainkan Zionisme, sebuah ideologi fasis yang tidak berkaitan sama sekali dengan agama.
Akan tetapi, sebagaimana yang terjadi pada bentuk-bentuk fasisme yang lain, Zionisme juga berupaya untuk menggunakan agama sebagai alat untuk meraih tujuannya.
Penafsiran Taurat yang Keliru oleh Kaum Zionis
Taurat adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Musa. Allah mengatakan dalam Alquran: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan
Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi),...” (QS. Al-Maa-idah, 5:44). Sebagaimana pula dinyatakan dalam Alquran, isi Taurat di kemudian hari telah dirubah dengan penambahan perkataan manusia. Itulah mengapa di zaman sekarang telah dijumpai “Taurat yang telah dirubah”.
Namun, pengkajian terhadap Taurat mengungkap keberadaan inti ajaran-ajaran Agama yang benar di dalam Kitab yang pernah diturunkan ini. Banyak ajaran-ajaran yang dikemukakan oleh Agama yang benar seperti keimanan kepada Allah, penyerahan diri kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, takut kepada Allah, mencintai Allah, keadilan, cinta, kasih sayang, menentang kebiadaban dan kedzaliman tertulis dalam Taurat dan bagian-bagian lain dari Kitab Perjanjian Lama.
Selain itu, peperangan yang terjadi sepanjang sejarah dan pembantaian yang terjadi ini dikisahkan dalam Taurat. Jika seseorang berniat untuk mendapatkan dalil – meskipun dengan cara membelokkan fakta-fakta yang ada – untuk membenarkan tindakan keji, pembantaian dan pembunuhan, ia dapat dengan mudah mengambil bagian-bagian ini dalam Taurat sebagai rujukan untuk kepentingan pribadinya. Zionisme menempuh cara ini untuk membenarkan tindakan terorismenya, yang sebenarnya adalah terorisme fasis, dan ia sangat berhasil. Sebagai contoh, Zionisme telah menggunakan bagian-bagian yang berhubungan dengan peperangan dan pembantaian dalam Taurat untuk melegitimasi pembantaian yang dilakukannya terhadap warga Palestina tak berdosa. Ini adalah penafsiran yang tidak benar. Zionisme menggunakan agama sebagai alat untuk membenarkan ideologi fasis dan rasisnya.
Sungguh, banyak orang-orang Yahudi taat yang menentang penggunaan bagian-bagian Taurat ini sebagai dalil yang membenarkan pembantaian yang dilakukan terhadap warga Palestina sebagai tindakan yang benar. The Neturie Karta, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks anti Zionis, menyatakan bahwa, nyatanya, “menurut Taurat, umat Yahudi tidak diizinkan untuk menumpahkan darah, mengganggu, menghina atau menjajah bangsa lain”. Mereka menekankan lebih jauh bahwa, “para politikus Zionis dan rekan-rekan mereka tidak berbicara untuk kepentingan masyarakat Yahudi, nama Israel telah dicuri oleh mereka”. (Rabbi E. Schwartz, Advertisement by Neturei Karta in New York Times, 18 Mei 1993)
Dengan menjalankan kebijakan biadab pendudukan atas Palestina di Timur Tengah dengan berkedok “agama Yahudi”, Zionisme sebenarnya malah membahayakan agama Yahudi dan masyarakat Yahudi di seluruh dunia, dan menjadikan warga Israel atau Yahudi diaspora sebagai sasaran orang-orang yang ingin membalas terhadap Zionisme.

Jun 14, 2007

MENJELANG AKHIR ZAMAN, TIDAK HANYA SEKEDAR KASUS MENGENAI PEMBUNUHAN MANUSIA, NAMUN AKAN ADA KENAIKAN MENJADI LEBIH BESAR DALAM SEBUAH SISTEM PENINDAS

ika hanya berdasarkan pada logika Darwinis saja mungkin tidak akan cukup bagi beberapa orang untuk memahami bahwa bencana yang mengerikan itu akan terjadi di dunia. Oleh karena itu, akan jauh lebih baik untuk menggambarkan lingkup bencana ini dengan menunjukkan bukti-bukti yang jelas dari sebuah sistem yang menindas di kehidupan manusia.

Hanya ada satu alasan untuk peningkatan luar biasa dalam kasus pembunuhan di banyak negara di dunia saat ini, kasus pembunuhan sudah menjadi sesuatu yang umum, karena banyak orang memandang pada fakta: manusia tidak lebih dari hewan hanya berbeda spesies saja. Ada kasus seorang siswa yang menodongkan senjata ke guru dan siswa lain di salah satu negara di Eropa. Hal itu dilakukan atas dasar pemikiran bahwa mahluk yang lemah harus dihilangkan. Hal ini adalah sama dengan produk pola pikir, apabila ada orang yang pergi ke desa di Afrika dan menghapus keluar orang Afrika dari sana. Hitler, Stalin, Lenin, Mao dan Mussolini, yang sudah menumpahkan terlalu banyak darah, juga merupakan produk dari pola pikir itu. Titik awal untuk mereka semua itu adalah Darwinisme. Karena dalam logika Darwinis yang sesat, seseorang dianggap sebagai spesies yang tidak bertanggung jawab sama halnya dengan hewan, terutama jika ia telah dicap sebagai mahluk lemah dan tak berdaya oleh orang-orang dengan mentalitas Darwinis, maka mereka di anggap tidak pantas untuk tetap hidup. Memang, menurut logika memuakkan Darwinis, membunuh dan menghilangkan mereka adalah proses alami, bahkan bentuk "pemurnian" yang akan memungkinkan sebuah kemajuan.

Pembunuhan yang telah begitu meluas pada akhir-akhir ini, membunuh di anggap sebagai sesuatu yang sangat mudah dan pembantaian dianggap sebagai sesuatu normal. Penyebab dari semua ini adalah karena paham logika sesat Darwinis yang telah menyebar di seluruh dunia. Hal ini diungkap dalam hadits diturunkan dari Nabi Muhammad SAW. 1400 tahun yang lalu:

Akhir Zaman [Hari Kiamat] tidak akan didirikan sampai kenaikan kasus pembunuhan. (Kematian-Hari Kiamat-akhirat, hal 468)

Imam Mahdi As. tidak akan muncul sampai orang yang tidak bersalah dibantai, dan dia akan muncul ketika orang yang di bumi dan di langit tidak dapat lagi disiapkan dengan pembantaian tersebut ... (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al- Mukhtashar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal 37)

Hadis diturunkan dari Nabi Muhammad SAW. juga laporan penyebaran amoralitas di saat menjelang Hari Kiamat:


Kiamat akan datang ketika perzinahan menjadi luas. (Ramuz al-Ahadith, 91 / 7)

Kiamat akan datang ketika perzinahan menjadi luas. (Sahih Bukhari)

Hari kiamat tidak akan terjadi hingga mereka [orang fasik] berzinah di jalan [tempat] publik. (Ibnu Hibban dan al-Bazzar)

Kiamat mendekat ketika laki-laki puas dengan laki-laki dan wanita puas dengan wanita. (Mukhtasar Tazkirah al-Qurtubi)

Kiamat akan datang bila berzina dengan perempuan dilakukan tengah jalan. Tak seorang pun akan keberatan dengan ini. (Muhammad bin` Abd ar-Rasul Barzanji, Al-Isya Ashrat `ah-li as-Sa` ah, hal 142)

Akhir Zaman akan menjadi prioritas ketika jabatan dan pemutarbalikan berkomitmen dilakukan secara terbuka dan bahkan disetujui oleh kalangan tertentu. Hal ini tentu saja tidak lepas dari pengaruh Darwinis yang sangat mengagungkan ideologi matrealis dan ideologi ini yang merupakan infrastruktur pokok untuk mencapai semua keburukan itu. Karena sejak awal ideologi Darwinis menolak kepercayaan kepada Allah SWT., tidak mengenal nilai-nilai moral dan memandang manusia sebagai spesies hewan maka wajar jika filsafat sesat ini, yang telah menyebar di seluruh dunia, akan menimbulkan konsekuensi yang mengerikan tersebut.


Pada Akhir Zaman, imoralitas dan kebiadaban harfiah akan dibenarkan di banyak negara, di bawah kedok "modernitas," "keberanian" dan "kebebasan," slogan utama propaganda ini. Memiliki pandangan dunia modern, mengikuti perkembangan saat itu dan bersikap terbuka terhadap hal baru adalah karakteristik yang sangat baik. Tapi Darwinis menipu dan menggunakan ini sebagai kendaraan untuk imoralitas dan degenerasi.

Suasana pada Akhir Zaman akan meluap dengan faktor-faktor yang memicu dan mendukung keruntuhan moral. Memang, tempat hiburan seperti bar dan klub malam telah benar-benar menjadi tempat yang menyebabkan amoralitas bagi berbagai sektor kehidupan. Membuat uang dari sektor prostitusi telah disahkan dan didukung oleh sejumlah negara. Ini dapat lebih mudah dimengerti dengan mempertimbangkan pengaruh buruknya pada berbagai sektor di negara-negara Timur Tengah sehingga mereka lebih selektif dan berhati-hati dalam membuat tempat-tempat hiburan. Di bawah pengaruh indoktrinasi dari berbagai kalangan, upaya yang dilakukan untuk menggambarkan homoseksualitas sebagai sesuatu yang sah dan biasa, dan ini benar-benar didorong di TV dan di pers tertulis. Berbagai masalah yang membuka jalan menyimpang ini, seperti hak homoseksual, asosiasi homoseksual dan perkawinan homoseksual dibahas cukup terang-terangan, dan penyimpangan ini bahkan dilindungi oleh hukum di beberapa negara. Amoralitas secara terbuka di berbagai saluran TV, di berbagai majalah, di banyak bagian dunia, menunjukkan hubungan di luar nikah, hidup dari prostitusi, homoseksualitas, perjudian, korupsi dan berbagai sampah lainnya. Hal ini menyebabkan masyarakat kurang menyadari sehingga masyarakat mengadopsi gaya hidup yang sama.

Penyebaran komprehensif prostitusi dan dorongan harfiah daripadanya oleh media visual dan tertulis adalah penting untuk menunjukkan skala yang mengerikan dari keruntuhan moral dalam Akhir Zaman. Kadang anak-anak yang sangat muda bahkan dipaksa menjadi pelacur oleh keluarga mereka sendiri. Orang-orang didorong untuk melakukan hubungan luar nikah, dan ini dianggap sangat normal oleh masyarakat. Indoktrinasi intensif sepanjang garis yang disediakan di TV, di film dan majalah atau koran. Anak-anak yang dihasilkan dari hubungan di luar nikah mendapatkan masalah sosial yang besar. Sejumlah besar anak-anak di terlantarkan setiap tahun, dan beberapa anak-anak ini menghabiskan hidup mereka di jalanan, dalam cengkeraman obat-obatan dan prostitusi. Gambaran mengenai Akhir Zaman ini digambarkan dalam hadits oleh Nabi Muhammad SAW. 1400 tahun sebelumnya:

Anak-anak dari perzinahan akan tumbuh jumlahnya. Banyak orang akan berzinah dengan perempuan di tengah jalan. (Muhammad bin Abd ar-Rasul Barzanji, Al-Isha'ah li Ashrat as-Sa'ah, hal 140.)

Seperti telah kita lihat, banyak masyarakat di berbagai negara menganggap penyimpangan dan amoralitas sebagai sesuatu yang sah dan hal ini merupakan penutup yang sempurna untuk Darwinisme dalam menyebarkan kemarahan, perang dan memakan apa yang haram secara luas. Pada akhir zaman kita menyaksikan degenerasi moral yang komprehensif dan besar di karena penyimpangan mentalitas telah tersebar di seluruh dunia. Semua kondisi yang diperlukan bagi keberadaan dan kelangsungan hidup masyarakat tak lagi terkendali pada Akhir zaman. Hal ini terjadi ketika masyarakat memiliki struktur sistim paham Darwinis.

Di bawah pengaruh media Darwinis di banyak negara, konsep mereka menggambarkan sebagai imoralitas dan mengutuk keras apa yang dianggap benar oleh orang pada 50-60 tahun yang lalu (tata karma, sopan santun, dan nilai agama). Kenyataannya, bagaimanapun, bahwa perzinahan adalah dosa kejahatan yang mengerikan dan dikutuk oleh Allah. Allah mengungkapkan dalam satu ayat:

Ini adalah tindakan tidak senonoh, cara yang jahat. (Surat al-Isra', 32) (QS. Al-Isra ', 32)

Segala Bentuk Kejahatan Akan Dikagumi di Akhir Zaman dan Dosa Akan Dianggap Sebagai sah

Nabi kita Muhammad SAW. mengatakan bahwa di Akhir Zaman orang-orang kafir dalam masyarakat seluruhnya akan membalikkan punggung mereka pada nilai-nilai moral Al-Qur'an dan hal-hal yang melanggar hukum akan dianggap sah:


Imam Mahdi As. akan muncul setelah terjadinya fitnah keji seperti itu, dimana semua larangan dianggap sebagai sah. (Ibnu Hajar al-Haythami,-Mukhtashar fi Al-Qawl al `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal 23)

"Hal-hal yang haram dianggap sah ... adalah salah satu tanda Hari Pengadilan." (Imam Sharani, Kematian-Hari Penghakiman-The akhirat, hal 454)

Akhir Zaman akan tiba ketika segala macam tempat yang jahat mendominasi, dan saat ini sebenarnya yang diinginkan oleh bagian tertentu dari masyarakat. Di dalam Al-Quran, Allah menyarankan orang untuk berperilaku sesuai dengan hati nurani yang baik. Segala kejahatan dan keburukan ini akan menjadi kenyataan ketika semua kejahatan yang tersebar di masyarakat di lakukan secara sengaja dan mengajarkannya seolah-olah mereka hukum di sekolah-sekolah dan tempat kerja serta ide-ide sesat dianggap sebagai suatu kebenaran yang dibenarkan berkembang. Moral kebajikan, cinta, hormat, loyalitas, pemahaman, dan kerendahan hati digantikan dengan menipu, penipuan, kekejaman, keegoisan dan kepentingan pribadi. Dalam masyarakat di negara urusan atau hal yang buruk berlaku, perawatan atau hukum akan diambil alih untuk menjaga kejahatan-kejahatan yang dominan dan kuat serta banyak digunakan juga dibuat dari kebohongan. Kemunafikan mendominasi di mana-mana dalam masyarakat yang mengalami keruntuhan moral ini. Ketidakamanan ditimbulkan oleh karena kemunafikan dan kepentingan pribadi (keegoisan) di mana-mana.

Iri hati (cemburu) pasti di barisan terdepan. Hal ini bahkan didorong dalam masyarakat sebagai manifestasi cinta. Sementara kerendahan hati yang dipuji dalam Al Qur'an, namun masyarakat dianjurkan untuk menjadi arogan dan meremehkan serta menindas satu sama lain. Salah satu konsekuensi terburuk dari hal ini adalah penyebaran agresi, keserakahan, dan kurangnya kasih sayang.


Namun Allah yang Maha Kuasa kepada kita atas posisi orang sombong, berfirman:


Adapun kaum 'Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata: "Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami?" Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah Yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami. (QS. Al-Surah Fussilat, 15)

Nilai-nilai moral Al-Quran memberitahukan semua orang untuk mencintai satu sama lain dan memegang hak-hak mereka atas mereka sendiri, tetapi gagasan kelangsungan hidup yang kuat dan diuntungkan dengan membawa ideologi Darwinis telah menjadi menetap di masyarakat. Bagi mereka, ada iklim perjuangan sampai mati. Cara berpikir mereka keliru, "Manusia adalah satu spesies hewan. Untuk kata lain, manusia juga harus hidup oleh hukum rimba dunia.” Logika ini datang dan mendominasi di masyarakat adalah salah satu bukti bahwa masyarakat di Akhir Zaman akan berbeda dan lebih bermasalah dibandingkan dengan waktu lain .


Logika Darwinis bahkan telah pergi begitu jauh dengan mempertahankan perkosaan itu adalah "sangat perilaku alam" yang telah diturunkan dari leluhur manusia yaitu hewan. Menurut mereka, pemerkosaan dan homoseksualitas merupakan produk dari seleksi alam. Ketika setiap penyimpangan dianggap berasal dari anggapan yang "alami" maka ha ini menyebabkan mereka mudah untuk membenarkan sesuatu melalui saran palsu. Dalam mengindoktrinasi beberapa orang, cara mereka adalah dengan mengubah pola fikir atau faham mereka dari kenyataan bahwa penyimpangan semacam itu melanggar hukum dan tidak bermoral serta membuat mereka berpikir ini adalah bentuk alami dan genetik perilaku yang telah turun dari seharusnya leluhur mereka sehingga membuatnya sangat mudah untuk menyebarkan kejahatan tersebut.

Namun semua penyimpangan yang melanggar hukum dalam Al-Quran. Our Almighty Lord says: Tuhan kami Maha Kuasa mengatakan:


”Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia? dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas." (QS. Ash-Shuara, 165-166)

Apr 28, 2010




FOSIL LABA-LABA BERUMUR 165 JUTA TAHUN DITEMUKAN DI CINA


Fosil laba-laba berusia 165 juta tahun yang ditemukan di daerah Daohugou, Cina Utara, adalah satu di antara contoh-contoh fosil tertua laba-laba yang ditemukan hingga kini. Ciri lain yang perlu dicatat dari fosil ini adalah bahwa, seperti dapat dilihat dalam gambar, fosil ini terawetkan dengan sempurna. Paul Selden, seorang ahli paleontologi dari University of Kansas, mengatakan, “Tingkat kerincian yang terawetkan pada fosil adalah menakjubkan”. (Archeology Daily News)

Sebagaimana terpampang dalam gambar, laba-laba ini yang hidup 165 juta tahun lalu memiliki semua ciri khas laba-laba yang hidup sekarang. Tanpa mengalami perubahan selama jutaan tahun, laba-laba merupakan persoalan besar tak terpecahkan bagi teori evolusi. Laba-laba selalu muncul dengan ciri-ciri yang sama dalam catatan fosil, dan merupakan satu di antara bukti-bukti bahwa makhluk hidup tidak pernah berevolusi. Laba-laba dalam gambar di bawah ini berusia 165 juta tahun, dan tidak ada beda antara laba-laba tersebut dan laba-laba saat ini.


Seekor laba-laba 165 juta tahun lalu

Seekor laba-laba yang hidup sekarang sama persis dengan fosil laba-laba yang hidup 165 juta tahun lalu, dan tidak pernah mengalami perubahan sama sekali; dengan kata lain, laba-laba tidak pernah berevolusi.


Mar 29, 2010




PERNIKAHAN DI SURGA

WAWANCARA LANGSUNG DENGAN ADNAN OKTAR DI KANAL 35 (1 Februari 2009)

PRESENTER: Di surga, akankah wanita-wanita hidup bersama dengan suaminya yang ada di dunia ini?

ADNAN OKTAR: Tentu. Allah berkata mereka akan berada di bawah naungan pepohonan bersama dengan suami dan anaknya. Tentu mereka akan bersama dengan suaminya.

PRESENTER: Bagaimana jika wanita tersebut telah menikah dua atau tiga kali?

ADNAN OKTAR: Allah akan memberi dia seorang dari suaminya yang paling besar takutnya terhadap Allah, suami yang paling Allah ridhoi. Itu adalah kriteria dari Allah. Dalam segala hal kita harus melihatnya dari sisi apakah Allah ridho atau tidak. Maksud saya, saya dapat saja datang kesini, atau duduk di rumah, atau pergi keluar ke toko dan berbincang-bincang dengan orang. Tapi saya pikir Allah akan lebih ridho bila saya datang kesini, dan saya pikir saya telah melakukan hal yang benar. Dengan kata lain, sesuatu yang memiliki nilai terbaik dan dalam tindakan yang paling baik pula, itulah yang Allah inginkan. Berbuat sesuatu yang terbaik untuk Allah adalah hal yang paling Allah ridhoi. Itu juga merupakan kriteria untuk suami di akhirat kelak. Allah akan memberikan wanita tersebut suami yang paling Allah ridhoi.

WAWANCARA LANGSUNG DENGAN ADNAN OKTAR DI TEMPO TV (31 Maret 2009)

ADNAN OKTAR: Jika pasangan dari seseorang tersebut tulus dan berhati bersih, dan jika orang tersebut memiliki perilaku yang baik dan seorang yang beriman, maka tentu saja mereka akan bersama di surga. Allah Maha Besar menjelaskan dengan gamblang di ayatnya. Dia berkata mereka akan bersama di akhirat kelak. Orang-orang akan memiliki keturunan di akhirat. Seorang wanita dapat saja melahirkan kapan saja dia menginginkan bayi, setelah proses persalinan yang sangat cepat. Tetapi hal (persalinan) tersebut tidak disertai dengan rasa sakit dan terjadi dengan cepatnya. Itu akan terjadi disaat kapanpun mereka inginkan.

ADNAN OKTAR: Itulah gambaran keadaan di surga.

WAWANCARA LANGSUNG DENGAN ADNAN OKTAR DI CAY TV (25 Februari 2009)

ADNAN OKTAR: Izinkan saya berbicara bahwasanya hal/parameter yang dipertimbangkan oleh Allah terhadap manusia adalah terkait dengan keimanan seseorang terhadapNya, tingkat keimanannya kepada Allah. Tidak jadi persoalan dengan siapakah pasangan yang dinikahinya. Sebagai contoh, istri Abu Lahab memiliki pola pikir dan mentalitas yang sama dengan suaminya, sehingga dengan itu dia dimasukkan ke dalam tempat yang sama dengan suaminya.

ADNAN OKTAR: Tetapi istri firaun adalah seorang beriman dan wanita yang sangat menjaga dirinya, dan seseorang yang sangat berharga di surga. Dia tidak menuruti logika suaminya, filosofi perilaku tak bermoralnya. Dia mengikuti Nabi Musa (a.s.), dan Allah telah memasukkan dia ke dalam surga. Istri Nabi Nuh (a.s.), contoh lain, merupakan wanita yang tidak taat, dan Allah memasukkannya ke dalam neraka. Allah memisahkan dia dengan Nabi Nuh (a.s.). Istri Nabi Luth (a.s.) pun sama, dan istrinya pun seorang kafir. Allah telah memisahkan mereka. Kita dapat lihat dari beberapa contoh ini bahwa takut terhadap Allah merupakan hal yang paling penting dari semuanya.


ADNAN OKTAR: Sebagai contoh, seorang yang tak bermoral memiliki seorang istri, seseorang yang murni beriman. Wanita tersebut meninggalkan suaminya, dan Allah pun tidak meridhoi pertemuan mereka. Dia akan memisahkan mereka di akhirat nanti. Wanita tersebut akan menjadi seorang perawan/single di akhirat, dan Allah akan menikahkan dia dengan seorang laki-laki beriman yang takut pada Allah, siapapun yang Allah ridho dan inginkan. Oleh karena itu, ridho Allah lah yang menjadi kriteria utama untuk keadaan seperti itu.

Apr 17, 2010




ADA SEBUAH RAHASIA BESAR DALAM COBAAN SULIT YANG DIALAMI PARA NABI

Allah SWT tentu tahu bahwa semua Nabi, Dia ciptakan sebagai orang yang memiliki kepercayaan murni dan budipekerti luhur, dan Dia juga menciptakan mereka dengan kebenaran pemahaman dan ketulusan iman. Namun, meskipun Nabi menjadi pilihan Tuhan dan dihormati umatnya, para Nabi masih mengalami cobaan yang sulit sepanjang hidupnya. Kesulitan tersebut bertujuan agar manusia bisa menyaksikan kejujuran mereka, mengadopsi nilai-nilai moral mereka sebagai teladan dan untuk meningkatkan kedekatan serta cinta mereka kepada Allah, juga untuk meningkatkan amal kebaikan mereka berkali-kali lipat di akhirat.

Kisah cobaan berat yang di alami para Nabi digambarkan melalui cerita-cerita yang terkandung dalam Al Qur'an. "Maka Firaun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.

Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: 'Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.'

Musa menjawab: 'Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.'

Lalu Kami wahyukan kepada Musa: 'Pukul lah lautan itu dengan tongkatmu.'


Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.


Dan disanalah Kami dekatkan golongan yang lain." (Asy-Syu'araa: 60-64)

Sepanjang masa cobaan sulit Nabi Yunus (as) ketika ia dipenjarakan dalam perut ikan, Nabi Yunus (as) terus-menerus berdoa kepada Allah, seperti yang terkandung dalam sebuah ayat, "... berdoa kepada Alah dalam keadaan berpasrah diri." (Q.S. Al-Qalam: 48). Nabi Yunus benar-benar mempasrahkan dirinya kepada Allah selama masa cobaan sulit ini sehingga ia berhasil diselamatkan dari perut ikan melalui kasih sayang Allah dan kemudian dikirim kembali ke suatu masyarakat sebagai Nabi mereka.

Masa cobaan sulit yang di alami Nabi Yunus digambarkan secara rinci dalam Al-Quran sebagai berikut:

"Sesungguhnya Yunus benar-benar seorang rosul.
(ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan.

kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah untuk undian.

Maka ia ditelan oleh ikan yang besar dalam keadaan tercela.

Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah.

Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari kebangkitan.

Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.

Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.

Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.

Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu." (QS. As-Shaaffaat, 139-148).


Apr 17, 2010

Alloh ada di mana - mana

SEBAGIAN ORANG TIDAK MENERIMA KENYATAAN BAHWA ALLAH ADA DI MANA-MANA. BAGAIMANA KITA DAPAT MENJELASKAN KENYATAAN INI KEPADA ORANG TERSEBUT?

Sebagian orang meyakini bahwa mereka sendiri, materi, dan dunia yang mereka lihat di sekeliling mereka seluruhnya merupakan wujud dengan keberadaan mutlak. Tapi mereka menganggap Allah sebagai khayalan yang meliputi materi mutlak itu (sudah tentu Allah tidak seperti itu). Atau yang lain, karena mereka tidak dapat melihat-Nya dengan mata mereka sendiri, mereka berkata: "Allah pasti berada di suatu tempat yang tidak dapat kita lihat, di dalam ruang atau jauh dari mata manusia." (Sungguh Allah jauh dari yang demikian itu.) Tapi ini semua kesalahan besar.

Sebagai satu-satunya keberadaan (wujud) mutlak, Allah melingkupi keseluruhan alam semesta, keseluruhan orang dan tempat, langit dan di mana-mana. Dia hadir di seluruh penjuru alam semesta. Menurut hadits, Nabi kita (SAW) mengatakan bahwa seseorang yang mengatakan bahwa Allah ada di langit adalah mengatakan yang sebenarnya. Tapi pernyataan ini sama sekali tidak bertentangan dengan kenyataan bahwa Allah ada di mana-mana.

Itu karena jika seseorang yang berada di wilayah Anda di Bumi mengangkat tangan dan berdoa kepada Allah dan berpikir bahwa Allah ada di langit, sementara seseorang di Kutub Selatan menghadap Allah dengan cara yang sama, sementara orang lain di Kutub Utara mengangkat tangannya dan seseorang lainnya di Jepang atau Amerika atau Ekuador mengangkat tangannya ke langit dengan cara yang sama dan menghadap Allah, maka mustahil berbicara tentang satu arah tertentu yang tetap. Dengan penjelasan yang sama, jika jin, malaikat dan setan pada berbagai titik dalam ruang angkasa dan jagat raya juga berdoa ke arah langit, akan mustahil juga untuk menyebut suatu arah tertentu yang tetap, dan hal ini akan memunculkan sesuatu yang mencakup seluruh alam semesta.

Kita mesti tidak lupa pula bahwa Allah tak terkungkung atau terbatasi oleh waktu dan ruang. Wujud Allah Sendiri adalah berbeda. Namun kehadiran Allah ada di mana-mana. Jika seseorang memasuki ruangan dan mengatakan Allah tidak ada, ia mengingkari Allah. Kehadiran Allah ada di dalam ruang itu dan di mana-mana. Di mana pun Anda menghadap, kehadiran Allah ada di sana. Beberapa ayat Al-Qur'an menyatakan bahwa Allah meliputi segala tempat, bahwa Dia adalah lebih dekat kepada kita daripada urat leher kita sendiri, dan bahwa kita akan melihat wajah-Nya di mana pun kita melihat. Sebagai contoh, dalam ayat 255 Surat Al Baqarah Allah berfirman "... Kursi Allah meliputi langit dan bumi....." Ayat 92 dari Surah Hud menyatakan, "... Tuhanku meliputi apa yang kamu kerjakan" yang berarti bahwa Allah juga meliputi apa yang dilakukan orang. (Untuk informasi rinci, silakan lihat karya Harun Yahya: Rahasia Di Balik Materi)

Apr 26, 2010




Fisika di Balik Keindahan Bulu Merak


Tak seorang pun yang memandang corak bulu merak kuasa menyembunyikan kekaguman atas keindahannya. Satu di antara penelitian terkini yang dilakukan para ilmuwan telah mengungkap keberadaan rancangan mengejutkan yang mendasari pola-pola ini.

Para ilmuwan Cina telah menemukan mekanisme rumit dari rambut-rambut teramat kecil pada bulu merak yang menyaring dan memantulkan cahaya dengan aneka panjang gelombang. Menurut pengkajian yang dilakukan oleh fisikawan dari Universitas Fudan, Jian Zi, dan rekan-rekannya, dan diterbitkan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, warna-warna cerah bulu tersebut bukanlah dihasilkan oleh molekul pemberi warna atau pigmen, akan tetapi oleh struktur dua dimensi berukuran teramat kecil yang menyerupai kristal. (1)

Zi dan rekan-rekannya menggunakan mikroskop elektron yang sangat kuat untuk menyingkap penyebab utama yang memunculkan warna pada bulu merak. Mereka meneliti barbula pada merak hijau jantan (Pavo rnuticus). Barbula adalah rambut-rambut mikro yang jauh lebih kecil yang terdapat pada barb, yakni serat bulu yang tumbuh pada tulang bulu. Di bawah mikroskop, mereka menemukan desain tatanan lempeng-lempeng kecil berwarna hitam putih, sebagaimana gambar di sebelah kanan. Desain ini tersusun atas batang-batang tipis yang terbuat dari protein melanin yang terikat dengan protein lain, yakni keratin. Para peneliti mengamati bahwa bentuk dua dimensi ini, yang ratusan kali lebih tipis daripada sehelai rambut manusia, tersusun saling bertumpukan pada rambut-rambut mikro. Melalui pengkajian optis dan penghitungan, para ilmuwan meneliti ruang yang terdapat di antara batang-batang tipis atau kristal-kristal ini, berikut dampaknya. Alhasil, terungkap bahwa ukuran dan bentuk ruang di dalam tatanan kristal tersebut menyebabkan cahaya dipantulkan dengan beragam sudut yang memiliki perbedaan sangat kecil, dan dengannya memunculkan aneka warna.

"Ekor merak jantan memiliki keindahan yang memukau karena pola-pola berbentuk mata yang berkilau, cemerlang, beraneka ragam dan berwarna," kata Zi, yang kemudian mengatakan, "ketika saya memandang pola berbentuk mata yang terkena sinar matahari, saya takjub akan keindahan bulu-bulu yang sangat mengesankan tersebut."(2) Zi menyatakan bahwa sebelum pengkajian yang mereka lakukan, mekanisme fisika yang menghasilkan warna pada bulu-bulu merak belumlah diketahui pasti. Meskipun mekanisme yang mereka temukan ternyata sederhana, mekanisme ini benar-benar cerdas.

Jelas bahwa terdapat desain yang ditata dengan sangat istimewa pada pola bulu merak. Penataan kristal-kristal dan ruang-ruang [celah-celah] teramat kecil di antara kristal-kristal ini adalah bukti terbesar bagi keberadaan desain ini. Pengaturan antar-ruangnya secara khusus sungguh memukau. Jika hal ini tidak ditata sedemikian rupa agar memantulkan cahaya dengan sudut yang sedikit berbeda satu sama lain, maka keanekaragaman warna tersebut tidak akan terbentuk.

Sebagian besar warna bulu merak terbentuk berdasarkan pewarnaan struktural. Tidak terdapat molekul atau zat pewarna pada bulu-bulu yang memperlihatkan warna struktural, dan warna-warna yang serupa dengan yang terdapat pada permukaan gelembung-gelembung air sabun dapat terbentuk. Warna rambut manusia berasal dari molekul warna atau pigmen, dan tak menjadi soal sejauh mana seseorang merawat rambutnya, hasilnya tidak akan pernah secemerlang dan seindah bulu merak.

Telah pula dinyatakan bahwa desain cerdas pada merak ini dapat dijadikan sumber ilham bagi rancangan industri. Andrew Parker, ilmuwan zoologi dan pakar pewarnaan di Universitas Oxford, yang menafsirkan penemuan Zi mengatakan bahwa penemuan apa yang disebut sebagai kristal-kristal fotonik pada bulu merak memungkinkan para ilmuwan meniru rancangan dan bentuk tersebut untuk digunakan dalam penerapan di dunia industri dan komersial. Kristal-kristal ini dapat digunakan untuk melewatkan cahaya pada perangkat telekomunikasi, atau untuk membuat chip komputer baru berukuran sangat kecil. (3)

Jelas bahwa merak memiliki pola dan corak luar biasa dan desain istimewa, dan berkat mekanisme yang sangat sederhana ini, mungkin tidak akan lama lagi, kita akan melihat barang dan perlengkapan yang memiliki lapisan sangat cemerlang pada permukaannya. Namun, bagaimanakah desain memesona, cerdas dan penuh ilham semacam ini pertama kali muncul? Mungkinkah merak tahu bahwa warna-warni pada bulunya terbentuk karena adanya kristal-kristal dan ruang-ruang antar-kristal pada bulunya? Mungkinkah merak itu sendiri yang menempatkan bulu-bulu pada tubuhnya dan kemudian memutuskan untuk menambahkan suatu mekanisme pewarnaan padanya? Mungkinkah merak telah merancang mekanisme itu sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan desain yang sangat memukau tersebut? Sudah pasti tidak.

Sebagai contoh, jika kita melihat corak mengagumkan yang terbuat dari batu-batu berwarna ketika kita berjalan di sepanjang tepian sungai, dan jika kita melihat pula bahwa terdapat pola menyerupai mata yang tersusun menyerupai sebuah kipas, maka akan muncul dalam benak kita bahwa semua ini telah diletakkan secara sengaja, dan bukan muncul menjadi ada dengan sendirinya atau secara kebetulan. Sudah pasti bahwa pola-pola ini, yang mencerminkan sisi keindahan dan yang menyentuh cita rasa keindahan dalam diri manusia, telah dibuat oleh seorang seniman. Hal yang sama berlaku pula bagi bulu-bulu merak. Sebagaimana lukisan dan desain yang mengungkap keberadaan para seniman yang membuatnya, maka corak dan pola pada bulu merak mengungkap keberadaan Pencipta yang membuatnya. Tidak ada keraguan bahwa Allahlah yang merakit dan menyusun bentuk-bentuk mirip kristal tersebut pada bulu merak dan menghasilkan pola-pola yang sedemikian memukau bagi sang merak. Allah menyatakan Penciptaannya yang tanpa cacat dalam sebuah ayat Al Qur'an:

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik Bertasbih KepadaNya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al Hasyr, 59:24)


Sistem Pemandu Arah secara Magnetis pada Merpati

Penelitian baru-baru ini telah memperkuat dukungan bagi teori yang menyatakan bahwa burung merpati menggunakan medan magnet bumi untuk memandu arah terbang mereka.

Sejak zaman dahulu manusia telah menggunakan merpati untuk mengirimkan berita kepada para penerimanya di tempat yang jauh. Misalnya, di Baghdad pada tahun 1150 terdapat bukti bahwa burung merpati telah dimanfaatkan untuk mengirimkan berita. Pada tahun 1850, Paul Reuter, pendiri kantor berita terkenal di dunia, Reuters, mengirimkan berita dan harga-harga barang di pusat perniagaan antara ibukota Belgia, Brussels, dan kota Aachen di Jerman dengan menggunakan armada penerbangan yang beranggotakan 45 ekor merpati.

Merpati mampu terbang melampaui jarak yang sangat jauh. Jarak terjauh seekor merpati yang berhasil kembali lagi ke rumahnya yang pernah tercatat adalah 1689 mil (sekitar 2.719 km).

Hingga kini, pertanyaan tentang bagaimana merpati, yang dikenal dengan nama ilmiah Columba livia, mampu menentukan letak rumahnya masih merupakan sebuah teka teki. Di antara penjelasan yang mungkin, yang paling banyak dipercayai adalah keberadaan indra penciuman yang sangat tajam dan kemampuan merasakan medan magnet. Setelah penelitian selama puluhan tahun, para ilmuwan telah mengungkap bahwa merpati benar-benar memiliki kemampuan merasakan medan magnet.

Cordula Mora, pakar biologi di Universitas North Carolina di Chapel Hill, dan rekan-rekan kerjanya menempatkan sejumlah merpati di sebuah terowongan yang terbuat dari kayu. Ketika kumparan magnetik di permukaan luar terowongan tersebut dinyalakan, medan magnet dengan kekuatan paling besar terbentuk di bagian tengah di dalam terowongan tersebut. Mora melatih empat ekor merpati agar terbang ke arah salah satu ujung terowongan ketika medan magnet di dalam terowongan dalam keadaan tak terusik, dan ke arah ujung lainnya ketika kumparan magnetik dinyalakan. Selanjutnya, kemampuan merpati mengenali medan magnet tersebut pun diukur. Merpati-merpati ini terbang ke arah yang tepat dengan tingkat keberhasilan 55% hingga 65% dari 24 kali percobaan yang dilakukan untuk tujuan tersebut.

Para peneliti sebelumnya telah menemukan butiran-butiran magnetik pada paruh merpati. Untuk menguji benar tidaknya bagian paruh merupakan pusat pengindra magnetik burung tersebut, Mora menempelkan magnet kecil pada paruh tiap-tiap burung yang akan melemahkan kemampuannya dalam mengenali medan magnet. Hasilnya, terjadi penurunan yang nyata pada kemampuan mengindra medan magnet. Tingkat keberhasilannya menurun hingga di bawah 50%. Akan tetapi, sang burung mampu mengatasi gangguan yang diakibatkan oleh magnet, dan seiring dengan hal tersebut, teramati bahwa tingkat keberhasilan ini meningkat kembali.


Seekor merpati yang digunakan dalam percobaan, dengan magnet yang diletakkan pada paruhnya.

Namun, ketika bahan yang tidak memiliki daya magnetik (yang terbuat dari kuningan, misalnya) ditempelkan pada paruh mereka, tidak ada pengaruh terhadap kemampuan mengindra medan magnet. Sama halnya, pembedahan yang dilakukan untuk menghilangkan fungsi saraf penciuman pada paruh merpati juga gagal melemahkan kemampuan ini.

Penemuan-penemuan ini memperkuat teori yang menyatakan bahwa merpati memandu arah terbangnya menggunakan medan magnet yang melingkupi bumi.

Telah diketahui bahwa burung-burung yang bermigrasi memanfaatkan benda-benda yang dapat dilihatnya seperti matahari, bulan, bintang, serta mampu merekam dalam otaknya bagian-bagian permukaan bumi yang memiliki ciri khusus. Mora kini menambahkan medan magnet bumi ke dalam daftar ini, dan menyatakan bahwa hal tersebut berperan pula bagi penentuan arah secara tepat. Ia mengatakan:

"Setiap titik di bumi memiliki sebuah perpaduan khas antara daya magnetik dan kemiringan magnetik. Hal ini membantu merpati mengetahui letak keberadaannya dari tempat yang ia tuju."

Para peneliti lain juga menafsirkan penemuan ini sebagai sebuah kemajuan besar dalam memahami sistem pengindraan pada merpati. Selain itu, sistem penentuan letak secara magnetik yang diperjelas oleh penemuan paling mutakhir ini juga bersesuaian dengan sebuah sistem yang didasarkan pada teknologi canggih.



SISTEM PENENTUAN LETAK DI BUMI (The Global Positioning System)


GPS, sistem penentuan letak yang peka, didasarkan pada teknologi mutakhir dan merupakan sebuah hasil karya rancangan cerdas.

Pengkajian sistem pemandu arah secara magnetik pada merpati serta merta mengingatkan kita pada Sistem Penentuan Letak di Bumi, atau yang biasa diistilahkan dengan Global Positioning System (GPS). GPS adalah sistem pengindraan satelit yang digunakan dalam menentukan letak keberadaan suatu benda. Dalam sistem ini, satelit yang sedikitnya berjumlah 24 buah digunakan. Penggunaan GPS, yang dibuat dan dikendalikan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, terbuka untuk siapa pun dan tanpa dipungut biaya. Sistem ini terdiri atas tiga unsur: ruang angkasa, pengendali dan pengguna. Unsur ruang angkasa merujuk pada satelit-satelit GPS. Unsur pengendali merujuk pada stasiun-stasiun bumi yang berada di berbagai tempat di bumi. Stasiun-stasiun ini mengawasi peredaran satelit, menyelaraskan perangkat-perangkat penunjuk waktu yang sangat peka pada satelit, dan memasukkan ke dalam satelit informasi yang akan diteruskannya. Unsur pengguna terdiri dari penerima GPS. Penerima GPS menerjemahkan kode sinyal-sinyal yang datang dari beberapa satelit dan menentukan letak tersebut. Letak ini ditentukan berdasarkan teknik yang dikenal dengan istilah trilaterasi (trilateration).

Trilaterasi adalah sebuah cara menentukan letak relatif suatu benda dengan menggunakan geometri. Perhitungan ini, yang dilakukan dengan bantuan geometri lingkaran, memerlukan setidaknya tiga titik acuan. Penjelasan yang mendasari perhitungan ini dapat dipahami secara mudah melalui bagan di bawah ini:

Pada gambar di sebelah kiri, bayangkan bahwa Anda sedang dalam perjalanan dan berada di suatu tempat antara titik P1, P2 dan P3 dan Anda ingin mengetahui letak keberadaan Anda secara tepat. (Pada tahap ini, abaikan lingkaran-lingkaran dengan warna berbeda. Bayangkan saja Anda hanya dapat melihat titik P1, P2 dan P3.) Jika Anda memberitahu seorang penelpon "Saya berada di tempat antara titik P1, P2 dan P3" Anda belum menyatakan letak Anda secara tepat. Namun, jika Anda tahu jarak tempat Anda berada dari tiga titik ini, hal ini akan memungkinkan Anda memberitahukan letak keberadaan Anda dengan tepat. Tahapan-tahapan berikut akan mencukupi untuk hal ini: perhitungan r1 membatasi penentuan letak keberadaan Anda dalam wilayah lingkaran merah muda. Kemudian pengukuran r2 memperkecil wilayah penentuan keberadaan Anda pada salah satu dari dua titik, A dan B. Terakhir, pengukuran r3 dengan tepat memastikan bahwa Anda berada pada titik B. Dengan demikian koordinat Anda pun ditemukan. Titik-titik yang diberi nama P1, P2 dan P3 dalam penjelasan ini mewakili satelit-satelit dalam sistem GPS.

KEMIRIPAN YANG LUAR BIASA

Sejumlah kemiripan dalam hal cara kerja dapat ditemukan antara sistem GPS dan sistem penentuan letak secara magnetik yang dimiliki oleh merpati. Keduanya memiliki sarana yang memungkinkan pengiriman data tentang letak pada permukaan bumi. Pada GPS, data dari satelit diteruskan melalui atmosfer, sebaliknya pada merpati fungsi tersebut diyakini diperankan oleh medan magnet bumi. Keduanya memiliki sistem yang dapat menangkap dan mengenali data-data (sinyal-sinyal) yang datang dari luar ini; yaitu panel-panel pada satelit dan sel-sel yang mengandung butiran-butiran magnetik pada paruh merpati. Sistem yang menafsirkan data-data ini juga terdapat pada keduanya. Pada GPS pengukuran geometris dilakukan oleh komputer dan perangkat digital lainnya (sebagaimana pada teknik trilaterasi yang dipaparkan di atas), sedangkan pada merpati otak melakukan tugas menafsirkan sinyal-sinyal yang diteruskan organ pengindra kepadanya.

Selain itu kini banyak perusahaan penerbangan memasang GPS pada pesawat-pesawat mereka, dengan menyatukan perangkat tersebut pada sistem pengendali penerbangan mereka. Fakta bahwa sel-sel merpati yang mengandung butiran-butiran magnetik telah ditempatkan pada paruhnya, sebagaimana sistem penerbangan elektronik yang ditempatkan pada hidung pesawat, merupakan sebuah kemiripan yang sangat penting.

Sama sekali tidak ada keraguan bahwa sistem GPS dan seluruh satelitnya dan sistem pengendali di bumi telah dirancang secara khusus. Sistem ini tersusun atas bagian-bagian yang dirancang dan dipersiapkan untuk melakukan tugas khusus dan membentuk keseluruhan sistem tersebut. Perangkat-perangkat elektronik yang banyak pada satelit dan berbagai sistem pengendali bekerja secara bersama secara selaras untuk tujuan yang satu ini.

Sistem penentuan letak pada merpati juga mencerminkan petunjuk nyata adanya perancangan semacam itu. Sel-sel yang berisi butiran-butiran magnetik yang memungkinkan adanya hubungan dengan medan magnet bumi, saraf-saraf yang meneruskan data yang ditangkap oleh sel-sel tersebut, dan otak yang menafsirkan semua data tersebut, bekerja bersama dalam keselarasan sempurna. Berkat semua hal inilah sang burung mampu menentukan secara tepat letak rumahnya yang berjarak ribuan kilometer dari tempat ia berada dengan perhitungan yang benar-benar cermat. Ini benar-benar merupakan keahlian sempurna, sebab jika dilihat dari jarak ribuan kilometer yang ditempuh oleh merpati, rumahnya tidaklah lebih dari sebuah titik yang teramat kecil.

Akan tetapi, bagaimanakah sistem yang memungkinkan penentukan letak secara luar biasa semacam ini dapat terbentuk? Mungkinkah serangkaian peristiwa kebetulan, tanpa suatu kesengajaan, telah memunculkan keberadaan merpati dengan rancangannya yang sempurna, melengkapinya dengan sistem kerja tubuh yang sempurna, memasang sel-sel yang berisi butiran-butiran magnetik pada paruhnya, dan akhirnya membentuk sistem pengindraan tanpa cacat? Sudah pasti tidak.

Seluruh seluk beluk pada GPS adalah bukti yang tidak diragukan lagi bahwa GPS telah dirancang oleh para insinyur. Demikian pula, sebuah sistem yang memperlihatkan seluk beluk rancangan yang sama pastilah pula telah dirancang, dengan kata lain telah diciptakan. Tidak ada keraguan bahwa Allah Yang Mahakuasa, Tuhan seluruh alam, adalah Pencipta yang menjadikan merpati ada dengan kekuasaan dan pengetahuanNya yang tak terbatas, dan memberi merpati sistem yang memungkinkannya menentukan letak sebuah titik dari jarak ribuan kilometer dengan kecermatan sangat tinggi. Allah mengungkapkan hal berikut ini dalam Al Qur'an:

Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya (QS. Al Furqaan, 25:2)