KEKUATAN TERSEMBUNYI PETIR

Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.
KEINDAHAN YANG TERLIHAT SELAMA SETENGAH DETIK
Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat menyalakan sebuah bola lampu 100 watt selama lebih dari 3 bulan. Sebuah sambaran kilat berukuran rata-rata mengandung kekuatan listrik sebesar 20.000 amp. Sebuah las menggunakan 250-400 amp untuk mengelas baja. Kilat bergerak dengan kecepatan 150.000 km/detik, atau setengah kecepatan cahaya, dan 100.000 kali lipat lebih cepat daripada suara.
Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur'an,
"...Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nuur, 24:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik. Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter.
Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.
Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur'an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur'an, sesungguhnya adalah "Guruh". Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.

Jun 14, 2007




HATI MENEMUKAN KEDAMAIAN DENGAN MENGINGAT ALLAH

Menurut penelitian oleh David B Larson dan timnya dari the American National Health Research Center [Pusat Penelitian Kesehatan Nasional Amerika], pembandingan antara orang Amerika yang taat dan yang tidak taat beragama telah menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan. Sebagai contoh, dibandingkan mereka yang sedikit atau tidak memiliki keyakinan agama, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung 60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah, menderita tekanan darah tinggi dengan tingkat yang jauh lebih rendah, dan angka perbandingan ini adalah 7:1 di antara para perokok. 1
Ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain.
Dalam sebuah pengkajian yang diterbitkan dalam International Journal of Psychiatry in Medicine, sebuah sumber ilmiah penting di dunia kedokteran, dilaporkan bahwa orang yang mengaku dirinya tidak berkeyakinan agama menjadi lebih sering sakit dan mempunyai masa hidup lebih pendek. Menurut hasil penelitian tersebut, mereka yang tidak beragama berpeluang dua kali lebih besar menderita penyakit usus-lambung daripada mereka yang beragama, dan tingkat kematian mereka akibat penyakit pernapasan 66% lebih tinggi daripada mereka yang beragama.
Para pakar psikologi yang sekuler cenderung merujuk angka-angka serupa sebagai "dampak kejiwaan". Ini berarti bahwa keyakinan agama meningkatkan semangat orang, dan hal ini berpengaruh baik pada kesehatan. Penjelasan ini mungkin sungguh beralasan, namun sebuah kesimpulan yang lebih mengejutkan muncul ketika orang-orang tersebut diperiksa.
Keimanan kepada Allah jauh lebih kuat daripada pengaruh kejiwaan apa pun. Penelitian yang mencakup banyak segi tentang hubungan antara keyakinan agama dan kesehatan jasmani yang dilakukan oleh Dr. Herbert Benson dari Fakultas Kedokteran Harvard telah menghasilkan kesimpulan yang mencengangkan di bidang ini. Walaupun bukan seorang yang beragama, Dr.
Benson telah menyimpulkan bahwa ibadah dan keimanan kepada Allah memiliki lebih banyak pengaruh baik pada kesehatan manusia daripada keimanan kepada apa pun yang lain.
Benson menyatakan, dia telah menyimpulkan bahwa tidak ada keimanan yang dapat memberikan banyak kedamaian jiwa sebagaimana keimanan kepada Allah. 2
Apa yang mendasari adanya hubungan antara keimanan dan jiwa raga manusia ini? Kesimpulan yang dicapai oleh sang peneliti sekuler Benson adalah, dalam kata-katanya sendiri, bahwa jasmani dan ruhani manusia telah dikendalikan untuk percaya kepada Allah. 3
Kenyataan ini, yang oleh dunia kedokteran pelan-pelan telah mulai diterima, adalah sebuah rahasia yang dinyatakan dalam Al Qur'an dengan kalimat ini
"...Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar Ra’d, 13:28). Alasan mengapa orang-orang yang beriman kepada Allah, yang berdoa dan berharap kepada-Nya, lebih sehat secara ruhani dan jasmani adalah karena mereka berperilaku sesuai dengan tujuan penciptaan mereka.
Filsafat dan sistem yang tidak selaras dengan penciptaan manusia selalu mengarah pada penderitaan dan ketidakbahagiaan.
Kedokteran modern sekarang sedang mengarah menuju pemahaman tentang kebenaran ini. Seperti kata Patrick Glynn: "Penelitian ilmiah di bidang psikologi selama lebih dari 24 tahun silam telah menunjukkan bahwa, ... keyakinan agama adalah satu di antara sejumlah kaitan paling serasi dari keseluruhan kesehatan jiwa dan kebahagiaan." 4


1. Patrick Glynn, God: The Evidence, The Reconciliation of Faith and Reason in a Postsecular World (California: Prima Publishing: 1997), 80-81.
2. Herbert Benson, and Mark Stark, Timeless Healing (New York: Simon & Schuster: 1996), 203.
3. Ibid., 193.
4. Glynn, God: The Evidence, The Reconciliation of Faith and Reason in a Postsecular World, 60-61.

Jun 11, 2007




Perjalanan Hidup Manusia 'Bersel Satu'

Awalnya Hanya Bersel Satu
Makhluk hidup bersel satu yang mendiami bumi kita tak terhitung jumlahnya. Semua makhluk bersel satu ini berkembang biak dengan membelah diri dan membentuk salinan yang sama seperti diri mereka sendiri ketika pembelahan terjadi.
Embrio yang berkembang dalam rahim ibu, juga memulai hidupnya sebagai makhluk bersel satu. Sel ini memperbanyak diri dengan cara membelah diri. Dalam kondisi ini, tanpa adanya perencanaan khusus, sel-sel yang akan membentuk bayi yang belum lahir ini akan memiliki bentuk yang sama. Dan apabila ini terjadi, maka yang akhirnya muncul bukanlah wujud manusia, melainkan gumpalan daging tak berbentuk. Tapi ini tidaklah terjadi, karena sel-sel tersebut membelah dan memperbanyak diri bukan tanpa pengawasan.
Sel yang Sama Membentuk Organ yang Berbeda
Sperma dan sel telur yang bertemu, kemudian bersatu membentuk sel tunggal disebut zigot. Sel ini kemudian membelah dan memperbanyak diri dan merupakan cikal bakal manusia. Beberapa minggu setelah penyatuan ini, sel-sel yang terbentuk mulai tumbuh berbeda satu sama lain, dengan mengikuti perintah rahasia yang diberikan kepada mereka. Sungguh sebuah keajaiban besar, sel-sel tanpa kecerdasan ini mulai membentuk organ dalam, rangka dan otak.
Sel-sel otak mulai terbentuk pada dua celah kecil di salah satu ujung embrio. Sel-sel otak akan berkembang biak dengan cepat di sini. Sebagai hasilnya, bayi akan memiliki sekitar sepuluh milyar sel otak.
Ketika pembentukan sel-sel otak tengah berlangsung, seratus ribu sel baru ditambahkan pada kumpulan sel ini setiap menitnya. Masing-masing sel baru yang terbentuk, berperilaku seolah-olah tahu dimana ia harus menempatkan diri dan dengan sel mana saja ia harus membuat sambungan. Setiap sel menemukan tempatnya masing-masing. Dari jumlah kemungkinan sambungan yang tak terbatas, ia mampu menyambungkan diri dengan sel yang tepat. Terdapat seratus trilyun sambungan dalam otak manusia. Agar sel-sel otak dapat membuat trilyunan sambungan ini dengan tepat, mereka harus menunjukkan kecerdasan yang jauh melebihi tingkat kecerdasan manusia. Padahal sel tidak memiliki kecerdasan sama sekali.
Tidak hanya sel otak, setiap sel yang membelah dan memperbanyak diri pada embrio, pergi dari tempat pertama kali ia terbentuk dan langsung menuju ke titik yang harus ia tempati. Setiap sel menemukan tempat yang telah ditetapkan untuknya, dan dengan sel mana pun mereka harus membentuk sambungan, mereka akan mengerjakannya.
Lalu, siapakah yang menjadikan sel-sel yang tak memiliki akal pikiran tersebut mengikuti rencana cerdas ini? Profesor Cevat Babuna, mantan dekan Fakultas Kedokteran, Ginekologi dan Kebidanan, Universitas Istanbul, Turki, berkomentar: "Bagaimana semua sel yang sama persis ini bergerak menuju tempat yang sama sekali berbeda, seolah-olah mereka secara mendadak menerima perintah dari suatu tempat, dan berusaha agar benar-benar terbentuk organ-organ yang sungguh berbeda? Hal ini jelas menunjukkan bahwa sel yang identik ini, yang tidak mengetahui apa yang akan mereka kerjakan, yang memiliki genetika dan DNA yang sama, tiba-tiba menerima perintah dari suatu tempat, sebagian dari mereka membentuk otak, sebagian membentuk hati, dan sebagian yang lain membentuk organ yang lain lagi".
Proses pembentukan dalam rahim berlangsung terus tanpa henti. Sejumlah sel yang mengalami perubahan, tiba-tiba saja mulai
mengembang dan mengkerut. Setelah itu, ratusan ribu sel ini berdatangan dan kemudian saling bergabung membentuk jantung. Organ ini akan terus berdenyut seumur hidup.
Hal yang serupa terjadi pada pembentukan pembuluh darah. Sel-sel pembuluh darah bergabung satu sama lain dan membentuk sambungan di antara mereka. Bagaimana sel-sel ini tahu bahwa mereka harus membentuk pembuluh darah, dan bagaimana mereka melakukannya? Ini termasuk beragam pertanyaan yang belum dipecahkan ilmu pengetahuan.
Sel-sel pembuluh darah akhirnya berhasil membuat sistem tabung sempurna, tanpa retakan atau lubang padanya. Permukaan bagian dalam pembuluh darah ini mulus bagaikan dibuat oleh tangan ahli. Sistem pembuluh darah sempurna tersebut akan mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh bayi. Jaringan pembuluh darah memiliki panjang lebih dari empat puluh ribu kilometer. Ini hampir menyamai panjang keliling bumi.
Perkembangan dalam perut ibu berlangsung tanpa henti. Pada minggu kelima, tangan dan kaki embrio mulai terlihat. Benjolan ini sebentar lagi akan menjadi lengan. Beberapa sel kemudian mulai membentuk tangan. Tetapi sebentar lagi, ribuan sel pembentuk tangan embrio tersebut akan melakukan sesuatu yang mengejutkan: melakukan bunuh diri massal.
Mengapa sel-sel ini membunuh diri mereka sendiri? Kematian ini memiliki tujuan yang amat penting. Bangkai-bangkai sel mati di sepanjang garis tertentu ini diperlukan untuk pembentukan jari-jemari tangan. Sel-sel lain memakan sel-sel mati tersebut, akibatnya celah-celah kosong terbentuk di daerah ini. Celah-celah kosong ini adalah celah di antara jari-jari kita.
Akan tetapi, mengapa ribuan sel mengorbankan dirinya? Bagaimana dapat terjadi, sebuah sel membunuh dirinya sendiri agar bayi dapat memiliki jari-jari pada saatnya nanti? Bagaimana sel tersebut tahu bahwa kematiannya adalah untuk tujuan tertentu? Semua ini sekali lagi menunjukkan bahwa semua sel penyusun manusia diberi petunjuk oleh Allah.
Sejumlah sel juga mulai membentuk kaki. Sel-sel tersebut tidak mengetahui bahwa embrio akan berjalan di dunia luar. Tapi mereka tetap saja membuat kaki dan telapaknya untuk embrio.
Ketika embrio berumur empat minggu, dua lubang terbentuk pada bagian wajahnya, masing-masing terletak pada tiap sisi kepala embrio. Mata akan terbentuk di kedua lubang ini pada minggu keenam. Sel-sel tersebut bekerja dalam sebuah perencanaan yang sulit dipercaya selama beberapa bulan, dan satu demi satu membentuk bagian-bagian berbeda yang menyusun mata. Sebagian sel membentuk kornea, sebagian pupil, dan sebagian yang lain membentuk lensa. Masing-masing sel berhenti ketika mencapai batas akhir dari daerah yang harus dibentuknya. Pada akhirnya, mata, yang mengandung empat puluh komponen yang berbeda, terbentuk dengan sempurna tanpa cacat.
Dengan cara demikian, mata yang diakui sebagai kamera paling sempurna di dunia, muncul dari sebuah ketiadaan di dalam perut ibu. Perlu dipahami, bahwa manusia yang bakal lahir ini akan membuka matanya ke dunia yang berwarna-warni, dan mata yang sesuai untuk tugas ini telah dibuat.
Suara di dunia luar yang akan didengar oleh bayi yang belum lahir juga telah diperhitungkan dalam pembentukan seorang manusia dalam rahim. Telinga yang akan mendengarkan segala suara tersebut juga dibentuk dalam perut ibu. Sel-sel tersebut membentuk alat penerima suara terbaik di dunia.
Semua uraian ini mengingatkan kita bahwa penglihatan dan pendengaran adalah nikmat besar yang Allah berikan kepada kita. Allah menerangkan hal ini dalam Alquran sebagai berikut: "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur." (QS. An-Nahl, 16:78)
Penciptaan Kedua
Setiap manusia dipancarkan ke rahim sebagai sel sperma yang kemudian bersatu dengan sel telur, dan kemudian memulai kehidupan sebagai sel tunggal dalam rahim. Semua ini terjadi karena adanya kondisi yang khusus diciptakan di tempat tersebut. Bahkan sebelum manusia mulai mengetahui keberadaan dirinya sendiri, Allah telah memberi bentuk pada tubuh mereka dan menciptakan manusia normal dari sel tunggal.Adalah kewajiban bagi setiap orang di dunia untuk merenungkan kenyataan ini. Kewajiban kita adalah untuk memikirkan bagaimana kita lahir ke dunia ini, kemudian bersyukur kepada Allah.
Jangan lupa, Allah yang telah menciptakan tubuh kita sekali dan akan mencipta kita lagi setelah kematian, akan bertanya tentang nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita. Mereka yang melupakan penciptaan diri mereka sendiri dan mengingkari kehidupan akhirat, benar-benar telah tertipu. Allah berfirman tentang orang-orang ini dalam Alquran:
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk." (QS. Yaasiin, 36:77-79)

Jun 15, 2007




MEMBEDAKAN ZIONISME DARI YAHUDI

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sikap toleransi yang wajib diperlihatkan kaum Muslimin terhadap orang-orang ahli kitab telah terbukti sepanjang sejarah Islam. Selama berabad-abad, umat Islam memperlakukan kaum Yahudi dengan sangat bersahabat dan mereka menyambut persahabatan ini dengan kesetiaan. Namun, hal yang telah merusak keadaan ini adalah Zionisme.
Zionisme muncul pada abad ke-19. Dua hal yang menjadi ciri menonjol Eropa abad ke-19, yakni rasisme dan kolonialisme, telah pula berpengaruh pada Zionisme. Ciri utama lain dari Zionisme adalah bahwa Zionisme adalah ideologi yang jauh dari agama. Orang-orang Yahudi, yang merupakan para mentor ideologis utama dari Zionisme, memiliki keimanan yang lemah terhadap agama mereka. Bahkan, kebanyakan dari mereka adalah ateis. Mereka menganggap agama Yahudi bukan sebagai sebuah agama, tapi sebagai nama suatu ras.
Mereka meyakini bahwa masyarakat Yahudi mewakili suatu ras tersendiri dan terpisah dari bangsa-bangsa Eropa. Dan, karenanya, mustahil bagi orang Yahudi untuk hidup bersama mereka, sehingga bangsa Yahudi memerlukan tanah air tersendiri bagi mereka.
Hingga saat kemunculan Zionisme di Timur Tengah, ideologi ini tidak mendatangkan apapun selain pertikaian dan penderitaan. Dalam masa di antara dua perang dunia, berbagai kelompok teroris Zionis melakukan serangan berdarah terhadap masyarakat Arab dan Inggris. Di tahun 1948, menyusul didirikannya negara Israel, strategi perluasan wilayah Zionisme telah menyeret keseluruhan Timur Tengah ke dalam kekacauan.
Titik awal dari Zionisme yang melakukan segala kebiadaban ini bukanlah agama Yahudi, tetapi Darwinisme Sosial, sebuah ideologi rasis dan kolonialis yang merupakan warisan dari abad ke-19. Darwinisme Sosial meyakini adanya perjuangan atau peperangan yang terus-menerus di antara masyarakat manusia. Dengan mengindoktrinasikan ke dalam otak mereka pemikiran “yang kuat akan menang dan yang lemah pasti terkalahkan”, ideologi ini telah menyeret bangsa Jerman kepada Nazisme, sebagaimana orang-orang Yahudi kepada Zionisme.
Kini, banyak kaum Yahudi agamis, yang menentang Zionisme, mengemukakan kenyataan ini. Sebagian dari para Yahudi taat ini bahkan tidak mengakui Israel sebagai negara yang sah dan, oleh karenanya, menolak untuk mengakuinya. Negarawan Israel Amnon Rubinstein mengatakan: “Zionisme adalah sebuah pemberontakan melawan tanah air (Yahudi) mereka dan sinagog para Pendeta Yahudi”. (Amnon Rubinstein, The Zionist Dream Revisited, hlm. 19)
Pendeta Yahudi, Forsythe, mengungkapkan bahwa sejak abad ke-19, umat Yahudi telah semakin jauh dari agama dan perasaan takut kepada Tuhan. Kenyataan inilah yang pada akhirnya menimpakan hukuman dalam bentuk tindakan kejam Hitler (kepada mereka), dan kejadian ini merupakan seruan kepada kaum Yahudi agar lebih mentaati agama mereka. Pendeta Forsythe menyatakan bahwa kekejaman dan kerusakan di bumi adalah perbuatan yang dilakukan oleh Amalek (Amalek dalam bahasa Taurat berarti orang-orang yang ingkar kepada Tuhan), dan menambahkan: “Pemeluk Yahudi wajib mengingkari inti dari Amalek, yakni pembangkangan, meninggalkan Taurat dan keingkaran pada Tuhan, kebejatan, amoral, kebiadaban, ketiadaan tata krama atau etika, ketiadaan wewenang dan hukum.” (Rabbi Forsythe, A Torah Insight Into The Holocaust, http://www.shemayisrael.com/rabbiforsythe/holocaust.)
Zionisme, yang tindakannya bertentangan dengan ajaran Taurat, pada kenyataannya adalah suatu bentuk fasisme, dan fasisme tumbuh dan
berakar pada keingkaran terhadap agama, dan bukan dari agama itu sendiri. Karenanya, yang sebenarnya bertanggung jawab atas pertumpahan darah di Timur Tengah bukanlah agama Yahudi, melainkan Zionisme, sebuah ideologi fasis yang tidak berkaitan sama sekali dengan agama.
Akan tetapi, sebagaimana yang terjadi pada bentuk-bentuk fasisme yang lain, Zionisme juga berupaya untuk menggunakan agama sebagai alat untuk meraih tujuannya.
Penafsiran Taurat yang Keliru oleh Kaum Zionis
Taurat adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Musa. Allah mengatakan dalam Alquran: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan
Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi),...” (QS. Al-Maa-idah, 5:44). Sebagaimana pula dinyatakan dalam Alquran, isi Taurat di kemudian hari telah dirubah dengan penambahan perkataan manusia. Itulah mengapa di zaman sekarang telah dijumpai “Taurat yang telah dirubah”.
Namun, pengkajian terhadap Taurat mengungkap keberadaan inti ajaran-ajaran Agama yang benar di dalam Kitab yang pernah diturunkan ini. Banyak ajaran-ajaran yang dikemukakan oleh Agama yang benar seperti keimanan kepada Allah, penyerahan diri kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, takut kepada Allah, mencintai Allah, keadilan, cinta, kasih sayang, menentang kebiadaban dan kedzaliman tertulis dalam Taurat dan bagian-bagian lain dari Kitab Perjanjian Lama.
Selain itu, peperangan yang terjadi sepanjang sejarah dan pembantaian yang terjadi ini dikisahkan dalam Taurat. Jika seseorang berniat untuk mendapatkan dalil – meskipun dengan cara membelokkan fakta-fakta yang ada – untuk membenarkan tindakan keji, pembantaian dan pembunuhan, ia dapat dengan mudah mengambil bagian-bagian ini dalam Taurat sebagai rujukan untuk kepentingan pribadinya. Zionisme menempuh cara ini untuk membenarkan tindakan terorismenya, yang sebenarnya adalah terorisme fasis, dan ia sangat berhasil. Sebagai contoh, Zionisme telah menggunakan bagian-bagian yang berhubungan dengan peperangan dan pembantaian dalam Taurat untuk melegitimasi pembantaian yang dilakukannya terhadap warga Palestina tak berdosa. Ini adalah penafsiran yang tidak benar. Zionisme menggunakan agama sebagai alat untuk membenarkan ideologi fasis dan rasisnya.
Sungguh, banyak orang-orang Yahudi taat yang menentang penggunaan bagian-bagian Taurat ini sebagai dalil yang membenarkan pembantaian yang dilakukan terhadap warga Palestina sebagai tindakan yang benar. The Neturie Karta, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks anti Zionis, menyatakan bahwa, nyatanya, “menurut Taurat, umat Yahudi tidak diizinkan untuk menumpahkan darah, mengganggu, menghina atau menjajah bangsa lain”. Mereka menekankan lebih jauh bahwa, “para politikus Zionis dan rekan-rekan mereka tidak berbicara untuk kepentingan masyarakat Yahudi, nama Israel telah dicuri oleh mereka”. (Rabbi E. Schwartz, Advertisement by Neturei Karta in New York Times, 18 Mei 1993)
Dengan menjalankan kebijakan biadab pendudukan atas Palestina di Timur Tengah dengan berkedok “agama Yahudi”, Zionisme sebenarnya malah membahayakan agama Yahudi dan masyarakat Yahudi di seluruh dunia, dan menjadikan warga Israel atau Yahudi diaspora sebagai sasaran orang-orang yang ingin membalas terhadap Zionisme.

Jun 14, 2007

MENJELANG AKHIR ZAMAN, TIDAK HANYA SEKEDAR KASUS MENGENAI PEMBUNUHAN MANUSIA, NAMUN AKAN ADA KENAIKAN MENJADI LEBIH BESAR DALAM SEBUAH SISTEM PENINDAS

ika hanya berdasarkan pada logika Darwinis saja mungkin tidak akan cukup bagi beberapa orang untuk memahami bahwa bencana yang mengerikan itu akan terjadi di dunia. Oleh karena itu, akan jauh lebih baik untuk menggambarkan lingkup bencana ini dengan menunjukkan bukti-bukti yang jelas dari sebuah sistem yang menindas di kehidupan manusia.

Hanya ada satu alasan untuk peningkatan luar biasa dalam kasus pembunuhan di banyak negara di dunia saat ini, kasus pembunuhan sudah menjadi sesuatu yang umum, karena banyak orang memandang pada fakta: manusia tidak lebih dari hewan hanya berbeda spesies saja. Ada kasus seorang siswa yang menodongkan senjata ke guru dan siswa lain di salah satu negara di Eropa. Hal itu dilakukan atas dasar pemikiran bahwa mahluk yang lemah harus dihilangkan. Hal ini adalah sama dengan produk pola pikir, apabila ada orang yang pergi ke desa di Afrika dan menghapus keluar orang Afrika dari sana. Hitler, Stalin, Lenin, Mao dan Mussolini, yang sudah menumpahkan terlalu banyak darah, juga merupakan produk dari pola pikir itu. Titik awal untuk mereka semua itu adalah Darwinisme. Karena dalam logika Darwinis yang sesat, seseorang dianggap sebagai spesies yang tidak bertanggung jawab sama halnya dengan hewan, terutama jika ia telah dicap sebagai mahluk lemah dan tak berdaya oleh orang-orang dengan mentalitas Darwinis, maka mereka di anggap tidak pantas untuk tetap hidup. Memang, menurut logika memuakkan Darwinis, membunuh dan menghilangkan mereka adalah proses alami, bahkan bentuk "pemurnian" yang akan memungkinkan sebuah kemajuan.

Pembunuhan yang telah begitu meluas pada akhir-akhir ini, membunuh di anggap sebagai sesuatu yang sangat mudah dan pembantaian dianggap sebagai sesuatu normal. Penyebab dari semua ini adalah karena paham logika sesat Darwinis yang telah menyebar di seluruh dunia. Hal ini diungkap dalam hadits diturunkan dari Nabi Muhammad SAW. 1400 tahun yang lalu:

Akhir Zaman [Hari Kiamat] tidak akan didirikan sampai kenaikan kasus pembunuhan. (Kematian-Hari Kiamat-akhirat, hal 468)

Imam Mahdi As. tidak akan muncul sampai orang yang tidak bersalah dibantai, dan dia akan muncul ketika orang yang di bumi dan di langit tidak dapat lagi disiapkan dengan pembantaian tersebut ... (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al- Mukhtashar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal 37)

Hadis diturunkan dari Nabi Muhammad SAW. juga laporan penyebaran amoralitas di saat menjelang Hari Kiamat:


Kiamat akan datang ketika perzinahan menjadi luas. (Ramuz al-Ahadith, 91 / 7)

Kiamat akan datang ketika perzinahan menjadi luas. (Sahih Bukhari)

Hari kiamat tidak akan terjadi hingga mereka [orang fasik] berzinah di jalan [tempat] publik. (Ibnu Hibban dan al-Bazzar)

Kiamat mendekat ketika laki-laki puas dengan laki-laki dan wanita puas dengan wanita. (Mukhtasar Tazkirah al-Qurtubi)

Kiamat akan datang bila berzina dengan perempuan dilakukan tengah jalan. Tak seorang pun akan keberatan dengan ini. (Muhammad bin` Abd ar-Rasul Barzanji, Al-Isya Ashrat `ah-li as-Sa` ah, hal 142)

Akhir Zaman akan menjadi prioritas ketika jabatan dan pemutarbalikan berkomitmen dilakukan secara terbuka dan bahkan disetujui oleh kalangan tertentu. Hal ini tentu saja tidak lepas dari pengaruh Darwinis yang sangat mengagungkan ideologi matrealis dan ideologi ini yang merupakan infrastruktur pokok untuk mencapai semua keburukan itu. Karena sejak awal ideologi Darwinis menolak kepercayaan kepada Allah SWT., tidak mengenal nilai-nilai moral dan memandang manusia sebagai spesies hewan maka wajar jika filsafat sesat ini, yang telah menyebar di seluruh dunia, akan menimbulkan konsekuensi yang mengerikan tersebut.


Pada Akhir Zaman, imoralitas dan kebiadaban harfiah akan dibenarkan di banyak negara, di bawah kedok "modernitas," "keberanian" dan "kebebasan," slogan utama propaganda ini. Memiliki pandangan dunia modern, mengikuti perkembangan saat itu dan bersikap terbuka terhadap hal baru adalah karakteristik yang sangat baik. Tapi Darwinis menipu dan menggunakan ini sebagai kendaraan untuk imoralitas dan degenerasi.

Suasana pada Akhir Zaman akan meluap dengan faktor-faktor yang memicu dan mendukung keruntuhan moral. Memang, tempat hiburan seperti bar dan klub malam telah benar-benar menjadi tempat yang menyebabkan amoralitas bagi berbagai sektor kehidupan. Membuat uang dari sektor prostitusi telah disahkan dan didukung oleh sejumlah negara. Ini dapat lebih mudah dimengerti dengan mempertimbangkan pengaruh buruknya pada berbagai sektor di negara-negara Timur Tengah sehingga mereka lebih selektif dan berhati-hati dalam membuat tempat-tempat hiburan. Di bawah pengaruh indoktrinasi dari berbagai kalangan, upaya yang dilakukan untuk menggambarkan homoseksualitas sebagai sesuatu yang sah dan biasa, dan ini benar-benar didorong di TV dan di pers tertulis. Berbagai masalah yang membuka jalan menyimpang ini, seperti hak homoseksual, asosiasi homoseksual dan perkawinan homoseksual dibahas cukup terang-terangan, dan penyimpangan ini bahkan dilindungi oleh hukum di beberapa negara. Amoralitas secara terbuka di berbagai saluran TV, di berbagai majalah, di banyak bagian dunia, menunjukkan hubungan di luar nikah, hidup dari prostitusi, homoseksualitas, perjudian, korupsi dan berbagai sampah lainnya. Hal ini menyebabkan masyarakat kurang menyadari sehingga masyarakat mengadopsi gaya hidup yang sama.

Penyebaran komprehensif prostitusi dan dorongan harfiah daripadanya oleh media visual dan tertulis adalah penting untuk menunjukkan skala yang mengerikan dari keruntuhan moral dalam Akhir Zaman. Kadang anak-anak yang sangat muda bahkan dipaksa menjadi pelacur oleh keluarga mereka sendiri. Orang-orang didorong untuk melakukan hubungan luar nikah, dan ini dianggap sangat normal oleh masyarakat. Indoktrinasi intensif sepanjang garis yang disediakan di TV, di film dan majalah atau koran. Anak-anak yang dihasilkan dari hubungan di luar nikah mendapatkan masalah sosial yang besar. Sejumlah besar anak-anak di terlantarkan setiap tahun, dan beberapa anak-anak ini menghabiskan hidup mereka di jalanan, dalam cengkeraman obat-obatan dan prostitusi. Gambaran mengenai Akhir Zaman ini digambarkan dalam hadits oleh Nabi Muhammad SAW. 1400 tahun sebelumnya:

Anak-anak dari perzinahan akan tumbuh jumlahnya. Banyak orang akan berzinah dengan perempuan di tengah jalan. (Muhammad bin Abd ar-Rasul Barzanji, Al-Isha'ah li Ashrat as-Sa'ah, hal 140.)

Seperti telah kita lihat, banyak masyarakat di berbagai negara menganggap penyimpangan dan amoralitas sebagai sesuatu yang sah dan hal ini merupakan penutup yang sempurna untuk Darwinisme dalam menyebarkan kemarahan, perang dan memakan apa yang haram secara luas. Pada akhir zaman kita menyaksikan degenerasi moral yang komprehensif dan besar di karena penyimpangan mentalitas telah tersebar di seluruh dunia. Semua kondisi yang diperlukan bagi keberadaan dan kelangsungan hidup masyarakat tak lagi terkendali pada Akhir zaman. Hal ini terjadi ketika masyarakat memiliki struktur sistim paham Darwinis.

Di bawah pengaruh media Darwinis di banyak negara, konsep mereka menggambarkan sebagai imoralitas dan mengutuk keras apa yang dianggap benar oleh orang pada 50-60 tahun yang lalu (tata karma, sopan santun, dan nilai agama). Kenyataannya, bagaimanapun, bahwa perzinahan adalah dosa kejahatan yang mengerikan dan dikutuk oleh Allah. Allah mengungkapkan dalam satu ayat:

Ini adalah tindakan tidak senonoh, cara yang jahat. (Surat al-Isra', 32) (QS. Al-Isra ', 32)

Segala Bentuk Kejahatan Akan Dikagumi di Akhir Zaman dan Dosa Akan Dianggap Sebagai sah

Nabi kita Muhammad SAW. mengatakan bahwa di Akhir Zaman orang-orang kafir dalam masyarakat seluruhnya akan membalikkan punggung mereka pada nilai-nilai moral Al-Qur'an dan hal-hal yang melanggar hukum akan dianggap sah:


Imam Mahdi As. akan muncul setelah terjadinya fitnah keji seperti itu, dimana semua larangan dianggap sebagai sah. (Ibnu Hajar al-Haythami,-Mukhtashar fi Al-Qawl al `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal 23)

"Hal-hal yang haram dianggap sah ... adalah salah satu tanda Hari Pengadilan." (Imam Sharani, Kematian-Hari Penghakiman-The akhirat, hal 454)

Akhir Zaman akan tiba ketika segala macam tempat yang jahat mendominasi, dan saat ini sebenarnya yang diinginkan oleh bagian tertentu dari masyarakat. Di dalam Al-Quran, Allah menyarankan orang untuk berperilaku sesuai dengan hati nurani yang baik. Segala kejahatan dan keburukan ini akan menjadi kenyataan ketika semua kejahatan yang tersebar di masyarakat di lakukan secara sengaja dan mengajarkannya seolah-olah mereka hukum di sekolah-sekolah dan tempat kerja serta ide-ide sesat dianggap sebagai suatu kebenaran yang dibenarkan berkembang. Moral kebajikan, cinta, hormat, loyalitas, pemahaman, dan kerendahan hati digantikan dengan menipu, penipuan, kekejaman, keegoisan dan kepentingan pribadi. Dalam masyarakat di negara urusan atau hal yang buruk berlaku, perawatan atau hukum akan diambil alih untuk menjaga kejahatan-kejahatan yang dominan dan kuat serta banyak digunakan juga dibuat dari kebohongan. Kemunafikan mendominasi di mana-mana dalam masyarakat yang mengalami keruntuhan moral ini. Ketidakamanan ditimbulkan oleh karena kemunafikan dan kepentingan pribadi (keegoisan) di mana-mana.

Iri hati (cemburu) pasti di barisan terdepan. Hal ini bahkan didorong dalam masyarakat sebagai manifestasi cinta. Sementara kerendahan hati yang dipuji dalam Al Qur'an, namun masyarakat dianjurkan untuk menjadi arogan dan meremehkan serta menindas satu sama lain. Salah satu konsekuensi terburuk dari hal ini adalah penyebaran agresi, keserakahan, dan kurangnya kasih sayang.


Namun Allah yang Maha Kuasa kepada kita atas posisi orang sombong, berfirman:


Adapun kaum 'Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata: "Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami?" Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah Yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami. (QS. Al-Surah Fussilat, 15)

Nilai-nilai moral Al-Quran memberitahukan semua orang untuk mencintai satu sama lain dan memegang hak-hak mereka atas mereka sendiri, tetapi gagasan kelangsungan hidup yang kuat dan diuntungkan dengan membawa ideologi Darwinis telah menjadi menetap di masyarakat. Bagi mereka, ada iklim perjuangan sampai mati. Cara berpikir mereka keliru, "Manusia adalah satu spesies hewan. Untuk kata lain, manusia juga harus hidup oleh hukum rimba dunia.” Logika ini datang dan mendominasi di masyarakat adalah salah satu bukti bahwa masyarakat di Akhir Zaman akan berbeda dan lebih bermasalah dibandingkan dengan waktu lain .


Logika Darwinis bahkan telah pergi begitu jauh dengan mempertahankan perkosaan itu adalah "sangat perilaku alam" yang telah diturunkan dari leluhur manusia yaitu hewan. Menurut mereka, pemerkosaan dan homoseksualitas merupakan produk dari seleksi alam. Ketika setiap penyimpangan dianggap berasal dari anggapan yang "alami" maka ha ini menyebabkan mereka mudah untuk membenarkan sesuatu melalui saran palsu. Dalam mengindoktrinasi beberapa orang, cara mereka adalah dengan mengubah pola fikir atau faham mereka dari kenyataan bahwa penyimpangan semacam itu melanggar hukum dan tidak bermoral serta membuat mereka berpikir ini adalah bentuk alami dan genetik perilaku yang telah turun dari seharusnya leluhur mereka sehingga membuatnya sangat mudah untuk menyebarkan kejahatan tersebut.

Namun semua penyimpangan yang melanggar hukum dalam Al-Quran. Our Almighty Lord says: Tuhan kami Maha Kuasa mengatakan:


”Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia? dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas." (QS. Ash-Shuara, 165-166)

Apr 28, 2010




FOSIL LABA-LABA BERUMUR 165 JUTA TAHUN DITEMUKAN DI CINA


Fosil laba-laba berusia 165 juta tahun yang ditemukan di daerah Daohugou, Cina Utara, adalah satu di antara contoh-contoh fosil tertua laba-laba yang ditemukan hingga kini. Ciri lain yang perlu dicatat dari fosil ini adalah bahwa, seperti dapat dilihat dalam gambar, fosil ini terawetkan dengan sempurna. Paul Selden, seorang ahli paleontologi dari University of Kansas, mengatakan, “Tingkat kerincian yang terawetkan pada fosil adalah menakjubkan”. (Archeology Daily News)

Sebagaimana terpampang dalam gambar, laba-laba ini yang hidup 165 juta tahun lalu memiliki semua ciri khas laba-laba yang hidup sekarang. Tanpa mengalami perubahan selama jutaan tahun, laba-laba merupakan persoalan besar tak terpecahkan bagi teori evolusi. Laba-laba selalu muncul dengan ciri-ciri yang sama dalam catatan fosil, dan merupakan satu di antara bukti-bukti bahwa makhluk hidup tidak pernah berevolusi. Laba-laba dalam gambar di bawah ini berusia 165 juta tahun, dan tidak ada beda antara laba-laba tersebut dan laba-laba saat ini.


Seekor laba-laba 165 juta tahun lalu

Seekor laba-laba yang hidup sekarang sama persis dengan fosil laba-laba yang hidup 165 juta tahun lalu, dan tidak pernah mengalami perubahan sama sekali; dengan kata lain, laba-laba tidak pernah berevolusi.


Mar 29, 2010




PERNIKAHAN DI SURGA

WAWANCARA LANGSUNG DENGAN ADNAN OKTAR DI KANAL 35 (1 Februari 2009)

PRESENTER: Di surga, akankah wanita-wanita hidup bersama dengan suaminya yang ada di dunia ini?

ADNAN OKTAR: Tentu. Allah berkata mereka akan berada di bawah naungan pepohonan bersama dengan suami dan anaknya. Tentu mereka akan bersama dengan suaminya.

PRESENTER: Bagaimana jika wanita tersebut telah menikah dua atau tiga kali?

ADNAN OKTAR: Allah akan memberi dia seorang dari suaminya yang paling besar takutnya terhadap Allah, suami yang paling Allah ridhoi. Itu adalah kriteria dari Allah. Dalam segala hal kita harus melihatnya dari sisi apakah Allah ridho atau tidak. Maksud saya, saya dapat saja datang kesini, atau duduk di rumah, atau pergi keluar ke toko dan berbincang-bincang dengan orang. Tapi saya pikir Allah akan lebih ridho bila saya datang kesini, dan saya pikir saya telah melakukan hal yang benar. Dengan kata lain, sesuatu yang memiliki nilai terbaik dan dalam tindakan yang paling baik pula, itulah yang Allah inginkan. Berbuat sesuatu yang terbaik untuk Allah adalah hal yang paling Allah ridhoi. Itu juga merupakan kriteria untuk suami di akhirat kelak. Allah akan memberikan wanita tersebut suami yang paling Allah ridhoi.

WAWANCARA LANGSUNG DENGAN ADNAN OKTAR DI TEMPO TV (31 Maret 2009)

ADNAN OKTAR: Jika pasangan dari seseorang tersebut tulus dan berhati bersih, dan jika orang tersebut memiliki perilaku yang baik dan seorang yang beriman, maka tentu saja mereka akan bersama di surga. Allah Maha Besar menjelaskan dengan gamblang di ayatnya. Dia berkata mereka akan bersama di akhirat kelak. Orang-orang akan memiliki keturunan di akhirat. Seorang wanita dapat saja melahirkan kapan saja dia menginginkan bayi, setelah proses persalinan yang sangat cepat. Tetapi hal (persalinan) tersebut tidak disertai dengan rasa sakit dan terjadi dengan cepatnya. Itu akan terjadi disaat kapanpun mereka inginkan.

ADNAN OKTAR: Itulah gambaran keadaan di surga.

WAWANCARA LANGSUNG DENGAN ADNAN OKTAR DI CAY TV (25 Februari 2009)

ADNAN OKTAR: Izinkan saya berbicara bahwasanya hal/parameter yang dipertimbangkan oleh Allah terhadap manusia adalah terkait dengan keimanan seseorang terhadapNya, tingkat keimanannya kepada Allah. Tidak jadi persoalan dengan siapakah pasangan yang dinikahinya. Sebagai contoh, istri Abu Lahab memiliki pola pikir dan mentalitas yang sama dengan suaminya, sehingga dengan itu dia dimasukkan ke dalam tempat yang sama dengan suaminya.

ADNAN OKTAR: Tetapi istri firaun adalah seorang beriman dan wanita yang sangat menjaga dirinya, dan seseorang yang sangat berharga di surga. Dia tidak menuruti logika suaminya, filosofi perilaku tak bermoralnya. Dia mengikuti Nabi Musa (a.s.), dan Allah telah memasukkan dia ke dalam surga. Istri Nabi Nuh (a.s.), contoh lain, merupakan wanita yang tidak taat, dan Allah memasukkannya ke dalam neraka. Allah memisahkan dia dengan Nabi Nuh (a.s.). Istri Nabi Luth (a.s.) pun sama, dan istrinya pun seorang kafir. Allah telah memisahkan mereka. Kita dapat lihat dari beberapa contoh ini bahwa takut terhadap Allah merupakan hal yang paling penting dari semuanya.


ADNAN OKTAR: Sebagai contoh, seorang yang tak bermoral memiliki seorang istri, seseorang yang murni beriman. Wanita tersebut meninggalkan suaminya, dan Allah pun tidak meridhoi pertemuan mereka. Dia akan memisahkan mereka di akhirat nanti. Wanita tersebut akan menjadi seorang perawan/single di akhirat, dan Allah akan menikahkan dia dengan seorang laki-laki beriman yang takut pada Allah, siapapun yang Allah ridho dan inginkan. Oleh karena itu, ridho Allah lah yang menjadi kriteria utama untuk keadaan seperti itu.

Apr 17, 2010